Efisiensi Anggaran di Jombang Dialihkan untuk Program Prioritas

JOMBANG (Realita) - Hasil identifikasi efisiensi anggaran di Pemkab Jombang, Jawa Timur mencapai Rp56 miliar dari OPD dan dua rumah sakit.

Sekdakab Jombang Agus Purnomo mengatakan, anggaran hasil efisiensi itu, nantinya akan digunakan pemkab untuk merealisasikan beberapa program prioritas di bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

"Nanti akan kita gunakan untuk beberapa program prioritas di bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Namnun tentunya menunggu arahan dari pemerintah pusat," ujarnya, Sabtu (15/3/2025).

Ia menyebut, identifikasi itu menindaklanjuti Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi.

"Sudah dilakukan identifikasi, hasilnya per hari ini mencapai Rp 56 miliar lebih," jelasnya.

Ia mengatakan, nilai Rp 56 Miliar itu didapat dari pemangkasan anggaran sejumlah pos yang telah ditentukan. Seperti mengurangi perjalanan dinas 50 persen, belanja ATK 30 persen, belanja mamin 30 persen dan lain-lain.

"Rp 56 miliar ini mungkin berubah karena masih ada yang yang butuh penyesuaian," jelasnya.

Setelah dilakukan identifikasi, pemkab Jombang akan menyusun Perbup (Peraturan Bupati) tentang perubahan penjabaran APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Kemudian hasil penyesuaian dilaporkan ke pemerintah pusat.

"Kami diimbau secepatnya untuk dilaporkan ke Kementrian,"pungkasnya.rif

Editor : Redaksi

Berita Terbaru