Arus Mudik H-7: 47 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera

MERAK (Realita) - Arus mudik Lebaran 2025 mulai menunjukkan peningkatan di lintasan Merak-Bakauheni. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat bahwa dalam 24 jam terakhir, sebanyak 46.785 penumpang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera, meningkat 6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, jumlah kendaraan roda empat yang menyeberang naik 10% menjadi 5.963 unit, sementara moda transportasi bus mengalami lonjakan 28�ngan total 529 unit. Namun, kendaraan roda dua justru turun 61% menjadi 504 unit, dan angkutan truk mengalami penurunan signifikan hingga 69�ngan 971 unit. Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang pada H-7 Lebaran mencapai 7.967 unit, turun 23% dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan Jumlah Pemudik Secara Kumulatif

Jika dihitung sejak H-10 hingga H-7, total pemudik yang telah menyeberang ke Sumatera mencapai 205.715 orang, naik 48�ri tahun sebelumnya. Sementara itu, jumlah kendaraan yang menyeberang tercatat 45.377 unit, meningkat 32% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan melakukan reservasi tiket melalui aplikasi Ferizy minimal H-1 sebelum keberangkatan. Untuk mendukung kelancaran arus mudik, ASDP juga memperpanjang diskon tarif kendaraan penumpang hingga 36% untuk layanan ekspres Merak-Bakauheni. Promo ini berlaku pada 24-30 Maret 2025 dan mencakup berbagai kategori kendaraan, termasuk pejalan kaki, Gol IVA, Gol IVB, Gol VA, dan Gol VIA.

"Kami mengingatkan pengguna jasa untuk membeli tiket online sebelum tiba di pelabuhan dan datang sesuai jadwal keberangkatan. Dengan perpanjangan diskon ini, kami berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih nyaman dan ekonomis," ujar Shelvy.

Bagi pemudik yang telah membeli tiket layanan ekspres, ASDP juga menyediakan opsi refund, di mana selisih harga tiket akan dikembalikan sesuai dengan penerapan layanan satu harga.

Antisipasi Kepadatan: Rekayasa Lalu Lintas dan Buffer Zone

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di Pelabuhan Merak, ASDP bekerja sama dengan kepolisian menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas, termasuk sistem one way, contra flow, buffer zone, dan delayed system.

Area buffer zone telah disiapkan di jalur tol dan arteri menuju Pelabuhan Merak, seperti di rest area KM 13, KM 43, dan KM 68 Tol Tangerang-Banten. Area ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat istirahat, tetapi juga sebagai filter bagi kendaraan yang belum memiliki tiket. Di sini, calon pemudik bisa mendapatkan informasi dan membeli tiket ferry melalui booth Ferizy dengan bantuan petugas ASDP.

"Kami menegaskan bahwa tiket harus dibeli sebelum berangkat dari rumah, karena tidak ada lagi penjualan di pelabuhan. Dengan tiket yang sudah dipesan jauh hari, perjalanan akan lebih lancar, aman, dan nyaman," kata Shelvy.

Selain itu, pengalihan lalu lintas juga diberlakukan untuk mengurai kepadatan di titik-titik krusial. Kendaraan pribadi, bus, dan truk dialihkan melalui exit tol Cilegon Timur menuju Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ. Exit tol Merak hanya diperuntukkan bagi kendaraan yang sudah memiliki tiket, sedangkan kendaraan yang belum waktunya check-in diarahkan ke rest area terdekat. Untuk kendaraan roda dua dan truk, pengalihan dilakukan di pertigaan Cilegon Timur menuju Pelabuhan Ciwandan.

Pembatasan Kendaraan Barang Selama Mudik

Demi kelancaran arus mudik, ASDP turut mendukung kebijakan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Ditjen Bina Marga.

Pembatasan ini berlaku untuk kendaraan dengan sumbu tiga atau lebih, serta mobil barang dengan kereta tempelan/gandengan di berbagai wilayah, termasuk Jawa, Bali, Sumatera, dan Kalimantan. Namun, kendaraan yang mengangkut bahan bakar (BBM/BBG), uang tunai, pakan ternak, pupuk, dan kebutuhan pokok tetap diizinkan melintas dengan syarat memiliki surat muatan jenis barang.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa distribusi logistik tetap menjadi prioritas agar pasokan barang tidak terganggu selama periode pembatasan ini.

Dengan berbagai strategi yang telah disiapkan, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan lebih lancar dan nyaman bagi seluruh pemudik.fauzi

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Natalia Loewe Tetap Setia Alisson Becker

LIVERPOOL (Realita)- Kiper Liverpool, Alisson Becker, memiliki seorang istri rupawan bernama Natalia Loewe. Kecantikan luar dalam membuat Alisson tak ragu …

Pupuk Subsidi di Jombang, Ruwet

JOMBANG - Sektor pertanian Kabupaten Jombang kembali dihantam persoalan klasik yang seolah menjadi siklus tahunan tanpa solusi permanen.  Distribusi pupuk …