Rekam Jejak Alfa Dera, Eks Jaksa Depok Kini Jabat Kasi Intel Kejari Lampung Tengah

DEPOK (Realita) - Alfa Dera resmi menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Tengah.

Pelantikan tersebut berlangsung di aula Kejari Lampung Tengah pada Kamis, 24 April 2025, dan disambut hangat oleh jajaran internal lembaga.

Sebelum bertugas di Lampung Tengah, Alfa Dera menjabat sebagai jaksa pada Kejari Kota Depok, Jawa Barat.

Selama masa tugasnya, ia banyak terlibat dalam penanganan kasus besar, operasi intelijen, dan edukasi hukum masyarakat.

Beberapa pencapaiannya antara lain memimpin Gakkumdu pada Pilkada Depok 2020 dan 2024, menggelar penyuluhan hukum untuk pelajar, mahasiswa, UMKM, dan masyarakat umum.

Kemudian juga aktif dalam pemberantasan jaksa gadungan dan pengamanan sumber daya organisasi.

Alfa Dera dikenal dengan pendekatan humanis dan responsif, serta kecepatan dalam mengambil tindakan strategis dalam kasus yang menyita perhatian publik.

Tak hanya itu, selama bertugas di Kota Depok, Alfa ikut mengungkap dan menangkap buronan dari kasus-kasus penting.

Antara lain penangkapan Alfrido (49 tahun), terpidana kasus penggelapan tanah yang merugikan korban miliaran rupiah.

Penangkapan dilakukan berdasarkan Putusan Pengadilan Tinggi Bandung No. 317/PID/2022/PT BDG jo. Putusan PN Depok No. 136/Pid.B/2022/PN Dpk.

Lalu, penangkapan Meryati, buronan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat dalam kasus korupsi SPK fiktif Bank Sulbar Cabang Pasangkayu, dengan nilai kerugian negara mencapai Rp41 miliar.

Selanjutnya, penangkapan Agus Suyanto bin Marsidi, terpidana kasus penganiayaan yang telah lama masuk daftar pencarian orang (DPO).

Ia juga menangani kasus-kasus sensitif di Kota Depok seperti kasus hoaks "Babi Ngepet", pembunuhan mahasiswa Universitas Indonesia, peretasan sistem KMT KAI Commuter, dan penganiayaan tahanan.

Alfa Dera pernah menjadi bagian dari Satgas 53 Kejaksaan Agung, yang menangani kasus jaksa gadungan dengan modus penipuan proyek fiktif dan lelang kendaraan bodong di beberapa provinsi.

Tak hanya di bidang hukum, Alfa juga menggagas program pembinaan sosial untuk mantan pelaku kejahatan siber dan remaja berminat di bidang teknologi.

Ia memperkenalkan pelatihan digital, keterampilan IT, dan pengembangan UMKM berbasis teknologi sebagai bentuk reintegrasi sosial.

Selain aktif di dunia kejaksaan, Alfa juga dipercaya sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Pamulang (IKAPAM).

Organisasi ini menaungi lebih dari 86.000 alumni dari seluruh Indonesia.

Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Tengah, Tommy Adhyaksaputra mengapresiasi bergabungnya Alfa Dera.

Pada kesempatan itu, Tommy menekankan pentingnya peran intelijen sebagai unsur strategis dalam mendukung kebijakan pimpinan.

"Fungsi intelijen adalah mata dan telinga pimpinan," terang Tommy.

Tommy mengharapkan agar pejabat baru segera menyesuaikan diri dan berkontribusi dalam mendukung tugas dan fungsi kejaksaan.

"Khususnya dalam pemetaan isu strategis dan deteksi dini potensi gangguan penegakan hukum," tutur Tommy.

Pengalaman dan inisiatif Alfa Dera diharapkan mampu mendorong pendekatan hukum yang lebih edukatif, humanis, dan berpihak pada pembangunan daerah yang berkeadilan, khususnya di Lampung Tengah. Hry

Editor : Redaksi

Berita Terbaru