JAKARTA (Realita) - Iffet Veceha Sidharta atau yang lebih dikenal dengan sapaan Bunda Iffet adalah figur penting untuk perjalanan Slank.
Bunda Iffet ialah ibu dari Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim. Perempuan yang lahir pada 12 Agustus 1937 itu menjadi sosok penyabar mendampingi Slank keluar dari lubang hitam narkoba.
Ibunda dari Adrian Sidharta, Bimbim, dan Massto Sidharta itu merangkul Slank dan Slankers (fans Slank) untuk bisa lepas dari narkoba.
Dilansir dari detikcom, Bimbim dan Kaka mengaku sangat sulit melepas jeratan narkoba. Meskipun berusaha menahan tidak mengonsumsi barang haram tersebut, mereka tetap kembali terjerat.
"Kita coba sendiri-sendiri (lepas dari narkoba), Kaka coba (lepas), kena lagi, kena lagi. Gue kena lagi, Ivan bolak-balik," cerita Bimbim dalam kanal YouTube milik Ari Lasso saat itu.
Kaka mengingat bagaimana pada masa itu Bunda Iffet meminta agar semua personel Slank menjalani karantina di markas mereka, yakni yang berada di Potlot. Polisi menjaga mereka di Potlot.
"Nyokap sih (Bunda Iffet) yang jerumusin. Nih anak harus bersama-sama harus di semipenjara, karantina dijagain polisi, Potlot nih," kata Kaka menirukan ucapan Bunda Iffet.
2 tahun mereka dijaga ketat selama karantina di Potlot. Personel Slank yang menjalani karantina juga tak diberikan ponsel, uang, dan barang-barang lain yang bisa dijual.
Akhirnya, Slank terlepas dari jerat narkoba berkat kesabaran Bunda Iffet. Potlot dikenal sebagai markas besar Slank sampai sekarang.
Bunda Iffet dan mendiang suami, Sidharta Soemarno, membuka pintu markas Slank untuk Slankers. Mereka memberikan kesempatan untuk mereka berkreasi.
Sabtu (26/4/2025), tersebar pesan singkat kabar Bunda Iffet meninggal dunia. Kabar duka itu dibenarkan oleh manajer Slank, Denny, melalui pesan singkat.ik
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-38501-berkat-bunda-iffet-slank-lolos-dari-jeratan-narkoba