BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan Serahkan Manfaat Kepesertaan Pengurus Masjid

Advertorial

PASURUAN (Realita) - BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan menyerahkan simbolis manfaat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan pengurus masjid, Jumat (02/05/2025).

Manfaat program Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan itu diserahkan kepada ahli waris almarhum Kalimun dan almarhum Achmad Sholeh masing-masing sebesar Rp42 juta.

Kedua almarhum semasa hidupnya Pengurus Masjid Al Awwabin Parerejo, Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, yang jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak Desember 2023.

Mengawali sambutannya, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan Sulistijo N. Wirjawan menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kejadian ini.

"Apa yang dialami almarhum ini adalah pembelajaran berharga untuk semua orang, bahwa setiap pekerja pasti menghadapi risiko yang tak disangka," ujar Sulis.

Risiko kerja, tutur Sulis, dapat berupa luka, cidera, dan penyakit akibat pekerjaan. "Yang terbesar adalah kematian saat bekerja," lanjut Sulis.

"Tidak ada pihak yang menginginkan itu terjadi. Namun, ketika risiko tersebut muncul, maka tak bisa dielakkan," tambahnya.

Sulis menjelaskan, almarhum Kalimun dan almarhum Achmad Sholeh hingga akhir hidupnya tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.

Karena itu, atas kematiannya, ahli warisnya akan menerima manfaat JKM masing-masing sebesar Rp42 juta, yang terdiri dari santunan kematian Rp20 juta, biaya pemakaman Rp10 juta, dan santunan berkala Rp12 juta.

Kajari tj perak dalam

Sulis juga menyampaikan, pengurus masjid mempunyai tugas mulia untuk menjadikan masjid lebih nyaman, yang tidak semua orang punya kesempatan dan panggilan hati untuk melakukannya.

Dengan hadirnya pengurus masjid, lanjut Sulis, masjid menjadi lebih nyaman, yang juga bisa mendukung kelancaran masyarakat dalam melakukan kegiatan keagamaan dan sosial di wilayahnya masing-masing.

Sulis berharap kedepan semakin banyak pengurus masjid yang bisa mendapatkan jaminan sosial jika mengalami resiko kecelakaan kerja dan kematian.

Pihaknya pun terus berupaya mewujudkan harapan itu. “Kami akan terus berusaha membangun komunikasi yang intens dengan lintas sektoral terkait, perusahaan, dan stakeholder," ungkap Sulis.

"Tujuan supaya ada kepedulian dan bisa memberikan rasa aman kepada pengurus masjid dan keluarganya,” pungkas Sulis.gan

 

Editor : Redaksi

Advertorial
Berita Terbaru