PEKALONGAN (Realita)- Dalam insiden tersebut, seorang anak berusia 8 tahun meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP), sementara seorang remaja 15 tahun mengalami luka serius.
Kejadian ini melibatkan dua kendaraan, yakni sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi G-3947-UA dan sebuah truk dump Mitsubishi bernomor polisi G-1384-MC.
Petugas Polsek Warungasem, yang menerima laporan sekitar pukul 09.00 WIB segera melakukan penanganan di lokasi kejadian.
"Setelah menerima laporan, petugas dari Polsek Warungasem langsung mendatangi TKP, melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi-saksi, dan mengamankan barang bukti di Polsek Warungasem," ujar Kasatlantas Polres Batang, AKP Ahmad Zainurrozaq, Minggu siang.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, sepeda motor Yamaha Mio yang dikendarai oleh Muhammad Wahyu Adrian (15) melaju dari arah utara ke selatan.
Jalan yang dilalui tergolong lurus, datar, beraspal baik, dengan kondisi cuaca cerah dan arus lalu lintas sedang. Namun, sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut melaju terlalu ke kanan sehingga bertabrakan dengan truk dump Mitsubishi yang datang dari arah berlawanan.
"Tabrakan tak terhindarkan, dan mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi serta kerusakan material dengan estimasi kerugian sekitar Rp2 juta," ujar AKP Ahmad Zainurrozaq.
Korban meninggal dunia adalah Arham Faizan Al Fatih (8), seorang pelajar asal Desa Kebonagung, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.
Arham yang saat itu dibonceng oleh Muhammad Wahyu mengalami cedera kepala berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum dibawa ke RSUD Kraton Pekalongan.
Sementara itu, pengendara motor, Muhammad Wahyu Adrian, pelajar asal Desa Warungasem, mengalami patah tulang tertutup pada kaki kanan dan kini sedang dirawat di RSU ARO Pekalongan.
Adapun pengemudi truk dump Mitsubishi adalah Dhohan (51), warga Desa Cepagan, Kecamatan Warungasem. Berdasarkan pemeriksaan awal, Dhohan sedang mengemudikan truknya dari arah selatan ke utara secara normal ketika sepeda motor tiba-tiba melaju ke jalurnya.
AKP Ahmad Zainurrozaq, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam berlalu lintas.
“Ini pelajaran penting bagi orang tua agar tidak mengizinkan anak-anak yang belum cukup umur dan belum memiliki SIM untuk mengendarai kendaraan bermotor. Keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.pa
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-38837-yamaha-mio-vs-dump-truk-bocah-8-tahun-meninggal