Berlaga Di Porprov IX Jatim, 143 Atlet Ponorogo Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

PONOROGO (Realita)- Sebanyak 143 atlet asal Kabupaten Ponorogo yang berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX tahun 2025 mendapatkan perlindungan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Ponorogo dalam memberikan jaminan keselamatan bagi para atlet selama kompetisi berlangsung.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyatakan bahwa seluruh atlet, pelatih, dan official kontingen yang berjumlah total 217 orang telah didaftarkan sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, upaya ini bertujuan agar para atlet dapat fokus dalam pertandingan tanpa mengkhawatirkan risiko cedera atau kecelakaan.

“Keselamatan dan keamanan mereka selama bertanding sudah dijamin oleh BPJS Ketenagakerjaan. Jadi, mereka bisa bertanding dengan tenang dan maksimal,” ujar Sugiri, Kamis (12/6/2025).

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo, Dony Eko Setiawan, menjelaskan bahwa perlindungan yang diberikan mencakup dua program utama, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Jaminan Kecelakaan Kerja meliputi risiko cedera ketika berlatih dan juga bertanding ketika even porprov .

“Untuk JKK, perlindungannya tidak terbatas (unlimited). Sedangkan untuk JKM, jika meninggal di luar kegiatan Porprov santunan yang diberikan sebesar Rp42 juta, dan jika terkait langsung dengan kegiatan keolahragaan bisa mencapai Rp 70 juta,” jelasnya.

Dony menambahkan, perlindungan ini berlaku sejak atlet berangkat hingga kembali dari ajang Porprov yang digelar di wilayah Malang Raya tersebut.

“Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, para atlet bisa lebih tenang. Jika terjadi risiko cedera atau kecelakaan, sudah ada jaminan yang meng-cover,” imbuhnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madiun, Anwar Hidayat, turut mengapresiasi langkah Pemkab Ponorogo. Ia menyebut, partisipasi aktif pemerintah daerah dalam memastikan perlindungan sosial bagi warganya adalah bentuk nyata kehadiran negara.

"Langkah ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, maka negara hadir di saat-saat krusial ketika masyarakat paling membutuhkan perlindungan,” tuturnya.

Selain perlindungan sosial, Pemkab Ponorogo juga menyiapkan bonus ratusan juta rupiah bagi atlet peraih medali emas sebagai bentuk motivasi dan apresiasi atas prestasi mereka di Porprov Jatim IX 2025. znl

Editor : Redaksi

Berita Terbaru