SURABAYA (Realita)- Di balik kemegahan arsitektur kolonialnya dan nuansa sejarah yang kental, Hotel Majapahit Surabaya – MGallery Collection menorehkan langkah baru dalam dunia perhotelan: membangun budaya kerja yang peduli pada kesehatan mental dan kesejahteraan karyawan.
Momen Mental Health Awareness Month di bulan Mei dan Global Wellness Week pada Juni dimanfaatkan manajemen hotel ini untuk menegaskan komitmennya terhadap isu-isu kesejahteraan emosional dan fisik para karyawan—yang dalam jaringan Accor disebut sebagai Heartists. Tak sekadar jargon, kepedulian ini diwujudkan melalui dua program bertema wellness yang menyentuh langsung sisi personal para pekerjanya.
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah “Mind Matters: A Mental Health Dialogue”, sebuah talkshow interaktif yang digelar pada 26 Mei 2025 di Shima Room. Dalam suasana hangat dan terbuka, para Heartists diajak berdialog soal pentingnya menjaga kesehatan mental, baik dalam lingkungan kerja maupun kehidupan pribadi. Hadir sebagai narasumber, dr. Nur Aini dari Klinik Laboratorium CITO Surabaya Sungkono, yang memandu diskusi seputar isu-isu psikologis yang sering kali masih dianggap tabu.
“Talkshow ini memberi ruang aman bagi kami untuk menyuarakan keresahan dan belajar menyikapi tekanan kerja tanpa rasa dihakimi,” ungkap salah satu peserta.
Selain sesi diskusi, para Heartists juga diberikan fasilitas pemeriksaan komposisi tubuh dan skrining kesehatan secara cuma-cuma—sebuah langkah nyata dalam menciptakan ekosistem kerja yang lebih suportif dan sehat.
Tak berhenti di situ, perhatian terhadap keseimbangan tubuh dan jiwa dilanjutkan melalui sesi yoga khusus karyawan pada 12 Juni 2025. Di tengah ruangan Bromo Meeting Room yang ditata tenang dan hangat, para peserta mengikuti gerakan demi gerakan dalam alunan bimbingan instruktur profesional. Latihan yang berlangsung selama 90 menit itu tidak hanya menjadi wadah pelepas stres, tapi juga refleksi diri untuk menemukan kembali kedamaian batin di tengah hiruk-pikuk dunia kerja.
Menurut General Manager Hotel Majapahit Surabaya, kedua kegiatan ini bukan sekadar program internal, melainkan cerminan filosofi Accor yang menempatkan manusia sebagai pusat pelayanan.
“Sebagai Heartists, kami percaya bahwa kepedulian terhadap orang lain dimulai dari kepedulian terhadap diri sendiri. Ketika para staf merasa sehat secara mental dan fisik, mereka akan mampu menghadirkan energi dan pelayanan terbaik bagi para tamu,” tuturnya.
Langkah Hotel Majapahit ini menjadi pengingat pentingnya keseimbangan antara profesionalisme dan perhatian pada aspek psikologis. Di era ketika tekanan kerja sering kali tak terlihat namun dirasakan dalam diam, ruang-ruang seperti ini menjadi oase.
Tak hanya sebagai ikon sejarah, Hotel Majapahit Surabaya kini menegaskan eksistensinya sebagai tempat kerja yang inklusif, sehat, dan manusiawi—di mana para karyawan bisa tumbuh, tak hanya secara karier, tapi juga secara emosional dan spiritual.yudhi
Editor : Redaksi