Women in Kebaya, Ketika Keanggunan Perempuan dan Batik Bersatu di Hotel Majapahit Surabaya

SURABAYA (Realita)- Suara budaya Indonesia akan kembali bergema di tengah taman tropis yang sarat sejarah. Menyambut Hari Kebaya Nasional, Hotel Majapahit Surabaya – MGallery Collection menghadirkan program eksklusif bertajuk “Women in Kebaya: Weaving Heritage Through Batik”, sebuah perayaan warisan budaya perempuan Indonesia melalui kebaya dan batik.

Dihelat pada Sabtu, 26 Juli 2025 mendatang, pukul 14.00–16.00 WIB, acara ini akan berlangsung di Lobby Garden Hotel Majapahit—taman bersejarah yang memadukan keindahan kolonial dengan nuansa tropis. Tak sekadar seremoni, program ini menjanjikan pengalaman imersif yang merayakan warisan budaya dalam balutan elegansi masa kini.

Peserta akan diajak untuk menyelami seni membatik melalui Batik Painting Workshop, mencicipi momen istimewa lewat High Tea yang disajikan di tengah taman, serta mengabadikan diri dalam balutan kebaya dengan jepretan kamera Polaroid eksklusif. Sebuah kombinasi antara gaya hidup modern dan pelestarian tradisi, yang ditawarkan dengan harga IDR 300.000++ per orang. Bagi yang ingin membawa pulang kenangan dalam bentuk Batik Slipper, cukup menambahkan IDR 50.000 saja.

Bagi 10 pendaftar pertama, tersedia kejutan spesial: tiket gratis ke ARTJOG—salah satu pameran seni kontemporer paling bergengsi di Indonesia—serta Heritage Tour gratis mengelilingi hotel, yang menyimpan jejak sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

“Sebagai hotel bersejarah yang menjadi saksi penting perjuangan bangsa, kami terus berkomitmen melestarikan budaya Indonesia melalui pengalaman otentik dan penuh makna,” ujar Essa Adeline,

Marketing Communications Executive Hotel Majapahit Surabaya. “Melalui acara ini, kami ingin mengajak generasi muda untuk kembali mencintai kebaya dan batik, bukan sebagai warisan masa lalu, tetapi sebagai simbol keindahan yang terus hidup.”pungkasnya.

Bekerja sama dengan komunitas Batik Nusantara, acara ini juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan UMKM batik lokal. Menjadikan kebaya dan batik bukan hanya simbol budaya, tetapi juga bagian dari gaya hidup berkelas dan berkelanjutan.yudhi

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Ngebut, Mobil Tabrak Pembatas Jalan

THANH HOA (Realita)- Pengemudi menabrak pembatas jalan, apa yang terjadi selanjutnya mengejutkan semua orang. Thanh Hoa, Vietnam. Baru-baru ini, warganet …