LAMONGAN (Realita) - Sebanyak 45 Warga Negara Indonesia (WNI) telah berhasil dievakuasi dari Iran dan dipulangkan ke Tanah Air melalui jalur diplomatik, menyusul meningkatnya eskalasi keamanan di kawasan tersebut.
Dari jumlah tersebut, empat di antaranya berasal dari Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, yakni Maftukhin, Qurunia Rani Rahmah, Zaki Muhammad dan Fatimah Zafira Hashe.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Lamongan, mengonfirmasi data sementara mengenai empat nama asal daerahnya yang termasuk dalam daftar WNI yang dievakuasi oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
“Kami sudah menerima data awal yang mencantumkan empat nama asal Lamongan," ujar Kepala Bakesbangpol Lamongan, Dianto Hari Wibowo, Kamis (26/6/2025).
Ia menjelaskan bahwa data tersebut masih akan diverifikasi lebih lanjut melalui koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Lamongan. Pemerintah Kabupaten Lamongan juga menunggu konfirmasi dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur usai para WNI tersebut tiba di wilayah Jatim.
“Langkah pengecekan ke Dukcapil perlu dilakukan untuk memastikan data kependudukan mereka. Pemerintahan Lamongan juga siap memberikan pendampingan serta memastikan kondisi para WNI setelah evakuasi dan pemulangan,” tambah Dianto.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Lamongan, Ahmad Edwyn Anedi, mengungkapkan bahwa keempat warga tersebut saat ini memiliki status kependudukan nonaktif dalam sistem nasional. Hal ini dikarenakan mereka tidak menunjukkan aktivitas kependudukan dalam beberapa tahun terakhir.
“Setelah saya cek di sistem pusat, datanya sudah dinonaktifkan karena sudah lama tidak ada aktivitas, seperti pembaruan data atau pencetakan KTP elektronik,” ujarnya.
Edwyn berharap, para warga yang telah kembali ke Tanah Air segera datang ke kantor Disdukcapil untuk mengaktifkan kembali data kependudukannya.
“Kami siap bantu proses aktivasi, asalkan mereka hadir langsung ke kantor,” pungkasnya.
Reporter : David Budiansyah
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-40208-empat-warga-lamongan-dievakuasi-dari-iran-dipulangkan-ke-tanah-air