Sudah Diresmikan Presiden Prabowo

Sejumlah Mandor Tagih Sisa Pembayaran Kerja Proyek Stadion Surajaya Lamongan

LAMONGAN (Realita) - Puluhan mandor atau koordinator pelaksana pekerjaan konstruksi proyek Stadion Surajaya Lamongan, menuntut sisa pembayaran kerja yang belum terbayar 100%.

Samijan, mandor pekerjaan rolling, pintu dan pagar sektor pada proyek stadion tersebut mengatakan, ada 26 mandor yang belum menerima sisa pembayaran kerja dari PT. Wika Karya Bangunan Gedung, selaku perusahaan pelaksana proyek. Akibatnya, ia dan puluhan mandor tersebut, merasa tertekan dengan pekerjanya masing-masing yang menagih sisa gaji.

"Kami ditagih terus sama pekerja, karena mereka juga butuh untuk kebutuhan hidup, dan itu memang hak mereka. Belum lagi tagihan warung makan serta pinjaman bank," kata mandor itu. Sabtu (28/06/2025).

"Tenaga kerja saya ada 30 orang, tapi ada juga mandor yang jumlah pekerjanya 50 orang, dengan pekerjaan dan kontrak yang berbeda. Kalau ditotal mungkin ada sekitar ratusan atau ribuan orang. Sedangkan soal sisa pembayaran yang belum dibayar PT. Wika ke saya, sekitar 670 juta rupiah. Tapi ada juga mandor yang belum terbayar 500 juta, 800 juta, dan informasinya ada yang sampai 1 miliyar rupiah. Padahal pekerjaannya sudah selesai dan stadion itu sudah diresmikan pada bulan Maret kemarin, hingga sekarang sudah hampir bulan Juli," ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan akan mengadukan persoalan ini ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat, untuk membantu mencarikan solusi.

"Kami akan berkirim surat ke Dinas Tenaga Kerja Lamongan, atau kalau perlu ke Kementerian Tenaga Kerja. Supaya hak-hak kami dan pekerja segera dibayarkan oleh PT. Wika. Maka kami mohon agar pemerintah mau membantu kesulitan ini," tandasnya.

Seperti diketahui, stadion Surajaya kebanggaan warga Lamongan, dibangun standart FIFA dengan kapasitas 11.200 penonton dengan menelan anggaran sekitar Rp 281.360.000.000,-.

Pembangunan di mulai pada bulan Maret 2024 dan selesai pada bulan Februari 2025, serta diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto secara virtual, pada tanggal 17 Maret 2025.

Peresmian dilakukan bersama dengan 17 stadion lainnya di seluruh Indonesia yang dipusatkan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Dari total 17 stadion yang direnovasi, Surajaya menjadi satu-satunya stadion yang dibangun ulang mulai dari nol sebagai bagian dari revormasi pembangunan.

Selanjutnya stadion tersebut dilakukan pemeliharaan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hingga awal 2026 dan dilakukan serah terima ke Pemerintah Kabupaten Lamongan sekitar awal tahun.

Reporter : David Budiansyah

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Khitan Gratis 165 Anak

SIDOARJO (Realita) - Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo/Harjasda ke 167 tahun 2026 diperingati dengan berbagai kegiatan sosial. Salah satunya kegiatan Khitan Massal …