Tiga Kartu Merah Hujani Laga Final Sepak Bola Putri Kota Batu Lawan Kota Malang di Porprov IX Jatim

BATU (Realita)- Pertandingan final tim sepak bola putri yang mempertemukan Kota Batu dan Kota Malang berjalan cukup seru sehingga menguras habis emosi ribuan penonton yang menyaksikan di Stadion.

Sehingga wasit Chandra Gunawan asal Gresik sampai menghujani 3 kartu merah akibat insiden yang terjadi di babak ke 2.

Ini sejarah pertama kalinya di Porprov IX Jatim 2025, di laga final tim sepak bola putri Kota Batu berhasil meraih medali emas setelah berjibaku menaklukan tim sepak bola putri Kota Malang dengan skor tipis 2-1 dihadapan ribuan penonton yang digelar di Stadion Brantas Kota Batu. (Sabtu (28/6/2025)

Gol pembuka dicetak Ratri Titania di menit ke-3 melalui tendangan jarak jauh yang menggetarkan jala gawang Kota Malang.

Meskipun tim lawan sempat menyamakan kedudukan lewat Alzahna menjelang turun minum, Kota Batu kembali unggul di babak kedua lewat eksekusi tendangan bebas Ratri Titania yang sekaligus menjadi gol penentu kemenangan.

“Ini bukan sekadar kemenangan, tetapi pernyataan bahwa Kota Batu mampu bersaing di level tertinggi. Kota Batu tidak hanya dikenal sebagai kota wisata dan pertanian, tetapi juga melahirkan atlet-atlet tangguh, khususnya dari cabang sepak bola putri,” ujar Wali Kota Batu, Nurochman, seusai mengalungkan medali emas kepada para pemain.

Kemenangan ini menjadi catatan sejarah penting karena merupakan emas pertama cabang sepak bola putri sejak Porprov Jatim diselenggarakan. Lebih membanggakan lagi, prestasi ini diraih di kandang sendiri, di bawah dukungan penuh masyarakat Kota Batu.

Dengan hasil ini, tim sepak bola putri Kota Batu resmi menjadi juara Porprov Jatim IX 2025, sekaligus memperkuat posisi Kota Batu dalam daftar perolehan medali ajang multi-cabang olahraga terbesar di Jawa Timur. (Ton)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru