JAKARTA (Realita)- Kementerian Kesehatan Gaza mengungkapkan bahwa ada sekitar 580 bayi prematur yang berisiko meninggal akibat kekurangan nutrisi di sana. Pembatasan masuknya bantuan membuat kebutuhan medis seperti susu formula medis yang berdasarkan resep dokter tidak bisa dijamin selalu tersedia.
"Bayi-bayi ini tidak punya waktu...," kata Kepala Departemen Pediatri dan Kebidanan di RS Nasser yang berada di Gaza bagian selatan, dokter Ahmed al-Farah.
Bagi bayi-bayi mungil yang lahir lebih cepat itu mereka amat bergantung pada susu formula medis yang datang. Belum lama sudah masuk 20 kotak susu formula medis dari kelompok bantuan, Rahma Worldwide.
Namun, kebutuhan itu baru cukup untuk memenuhi 10 bayi untuk dua minggu Namun, Al-Farah menyatakan kekhawatirannya mengenai pengiriman susu formula di masa mendatang. Tidak ada jaminan bahwa lebih banyak susu formula medis akan diizinkan masuk ke Gaza.
"Ini sama sekali tidak cukup," kata dokter al-Farah.
"Ini memecahkan masalah untuk sementara, tetapi yang kita butuhkan adalah solusi permanen," katanya, Senin, 30 Juni 2025.
Banyak Ibu Alami Kekurangan Gizi Parah
Di Rumah Sakit Al-Rantisi di Kota Gaza, sudah tidak ada lagi susu formula medis untuk bayi baru lahir. Padahal para bayi membutuhkan lantaran ibu mereka tidak dapat menyusui karena kekurangan gizi.
"Banyak ibu tidak dapat menyusui karena kekurangan gizi parah," kata Direktur RS Al-Rantisi, Jamil Sulaiman.
Bantuan Masuk Gaza pada 19 Mei tapi Minim
Tekanan internasional ditambah peringatan dari PBB membuat Israel membuka pintu bantuan 'minimal' untuk Gaza mulai 19 Mei. Sudah masuk sekitar 1.000 ton makanan bayi termasuk susu formula.
"Makanan untuk bayi sudah pasti masuk (Jalur Gaza) karena organisasi-organisasi memintanya. Kami menyutujuinya dan tidak ada penahanan untuk makanan bayi," kata seorang juru bicara COGAT yakni badan pertahanan Israel yang bertugas mengoordinasikan bantuan di wilayah Palestina.
Namun, pejabat kesehatan Gaza mengatakan bantuan tersebut belum mencakup obat-obatan penting, susu formula, peralatan medis dan pendukung agar peralatan tetap beroperasi.
Namun, pejabat kesehatan Gaza mengatakan bantuan tersebut belum mencakup obat-obatan penting, susu formula, peralatan medis dan pendukung agar peralatan tetap beroperasi.rin
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-40309-580-bayi-prematur-di-gaza-berisiko-meninggal