BATU (Realita)- Upacara pembukaan Kejuaraan Cabang Olahraga (cabor)Tarung Derajat di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jatim 2025, yang di ikut oleh 211 atlet dari 22 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur akan berlangsung selama 5 hari mulai tanggal 1 sampai 5 Juli 2025 termasuk Kota Batu selaku Tuan Rumah.
Kejuaraan Tarung Derajat dibuka secara resmi oleh Ketua KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil yang didampingi Ketua KONI Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi dengan ditandai dengan pemukulan gong oleh Sang Guru Tarung Derajat yang berlangsung di Hotel Ciptaningati Kota Batu. Rabu (2/7/2025)
Ketua cabor Tarung Derajat Kota Batu, Rahmat Santoso menjelaskan, tujuan digelarnya kejuaraan ini untuk melakukan pembinaan secara terstruktur dan masif dalam menjaring atlet-atlet muda yang berpotensi membela Jawa Timur di tingkat nasional dengan mengusung tema " Semangat & Tekad Atlet Jawa Timur Menuju Prestasi Dunia "
" Nomor yang dipertandingkan pada Kejuaraan Tarung Derajat di Porprov Jatim 2025, dengan mempertandingkan dua kategori yaitu, tarung bebas dan seni gerak dengan total jumblah nomor yang dipertandingkan 21 nomor, kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak," ujar Rahmat Santoso.
Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil di awali dengan salam olahraga mengatakan, para atlet hari akan bertanding baik mewakili daerah masing-masing baik itu Kabupaten dan Kota.
" Saya berharap suatu saat nanti, tidak perlu waktu lama para atlet akan mewakili Indonesia dan mewakili merah putih, karena prestasi apa pun bisa diperoleh siapa pun. Di Porprov kali kita membentuk tim talent choting yang akan menyeleksi para atlet Tarung Derajat," terang Muhammad Nabil.
Ketua KONI Jatim menambahkan dalam pesannya, bermain yang baik dan berpreetasi yang baik, syaratnya tidak boleh sombong karena cabor ini rawan sombong merasa dirinya lebih baik dan kuat itu awal dari kegagalan. Pungkasnya
Pada partai pertama kelas 45,1–49 kg putra, atlet Tarung Derajat Kota Batu, Ahmad Alher, turun sebagai wakil pertama tuan rumah. Ia bertarung dari sudut hitam melawan atlet Kota Surabaya, Ridho N, yang berada di sudut merah. Dalam pertandingan penyisihan tersebut, Ahmad Alher harus mengakui keunggulan lawannya dan kalah dengan skor 3-0.
Pelatih Tarung Derajat Kota Batu, Yoga, tetap memberikan apresiasi atas semangat dan perjuangan yang ditunjukkan oleh Ahmad di atas arena.
“Kami tetap bangga pada penampilan Ahmad. Ini adalah bagian dari proses pembinaan jangka panjang. Evaluasi akan segera dilakukan agar ke depan bisa tampil lebih maksimal,” ujar Yoga usai pertandingan.
Menurut Yoga, masih banyak pertarungan yang akan dijalani oleh anak-anak asuhnya. Ia pun optimis atlet Kota Batu bisa meraih medali di pertarungan selanjutnya. Apalagi pada Porprov tahun ini Kota Batu memasang target 4 emas, 3 perak dan 2 perunggu. Tegasnya. (Ton/ADV)
Editor : Redaksi