Truk Rem Blong  di Bangli, 1 Anggota TNI Meninggal

KINTAMANI (Realita)- Aparat kepolisian mengidentifikasi para korban jiwa, akibat truk tronton bermuatan semen di Jalan Raya Sekardadi jurusan Susut - Kintamani, tepatnya Banjar Petung, Desa Batur Tengah, Kintamani, Bangli, Minggu.

Terdapat tiga orang meninggal dunia, satu di antaranya Sertu I Wayan Ardana (41), seorang anggota TNI yang bertugas sebagai Babinsa Desa Awan, Kecamatan Kintamani.

Sertu Ardana merupakan warga Banjar Sala, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Bangli. Korban tewas lainnya ialah sopir truk tronton itu sendiri, yakni Ahmad Imron (49) asal Banjar Dinas Mekarsari, Desa Patas, Kecamatan Gerogak, Kabupaten Buleleng.Serta seorang ibu rumah tangga, Ni Putu Martini (49) alias Jro Saraswati asal Banjar Tembuku Kawan, Desa Tembuku, Kecamatan Tembuku, Bangli.

Satu korban lainnya, Ni Made Suprapti (68) asal Banjar Tembuku Kawan, Desa Tembuku, Kecamatan Tembuku yang saat itu sebagai penumpang Pikap Carry sempat dilarikan ke RSUD Bangli, namun hanya mengalami syok/tidak mengalami luka.

Berdasarkan data kepolisian, kejadian ini berawal dari truk yang dikemudikan Ahmad Imron dengan memuat semen sebanyak 450 sak datang dari arah utara tujuan ke selatan.

Setibanya di tempat kejadian (TKP), yang merupakan jalanan menurun, pengemudi tidak bisa menguasai kendaraannya, sehingga keluar jalur dan menabrak pohon perindang di pinggir jalan sebelah timur hingga tumbang.

Kemudian menabrak mobil Suzuki Jimny milik Putu Anton Wirya Jaya yang sedang parkir di depan warung. Namun truk tersebut tetap bergerak maju dan kembali menabrak pohon perindang, yang berada di bahu jalan sebelah timur hingga tumbang dan menabrak sepeda motor yang dikendarai Sertu | Wayan Ardana yang saat itu juga melaju dari arah utara tujuan ke selatan.

Tak sampai di situ, selanjutnya truk tersebut tetap bergerak maju dan menyerempet mobil Pikap Carry dan menabrak pengemudinya Jro Saraswati yang saat itu sedang berdiri di pinggir jalan.

Kronologi truk rem blong di Bangli ini kemudian menyita perhatian warga. Kerugian atas peristiwa ini mencapai sekitar Rp165 juta.

Kasi Humas Polres Bangli, AKP | Wayan Sarta saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kata dia, kecelakaan lalu lintas tersebut dikarenakan kendaraan truk yang dikemudian oleh Ahmad Imron yang menjadi korban tewas dalam peristiwa ini, mengalami rem blong.

"Saat ini 3 jenazah terdiri dari jenazah terlapor (sopir truk) dan dua korban lainnya dititip di ruang jenazah RSUD Bangli," ujarnya.yan

 

Editor : Redaksi

Berita Terbaru