Punya Rumah Sendiri Kini Bukan Mimpi Bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

SURABAYA (Realita) – Jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan kini tidak hanya melindungi pekerja dari risiko kecelakaan kerja dan jaminan hari tua, tetapi juga membuka peluang baru bagi untuk meningkatkan kualitas hidup, salah satunya melalui manfaat layanan tambahan berupa fasilitas pembiayaan rumah.

Hal ini disampaikan dalam kegiatan sosialisasi Manfaat Layanan Tambahan (MLT) BPJS Ketenagakerjaan yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak bekerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) dan pengembang properti di kawasan Perumahan The Naila Village 2.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 100 peserta dari kalangan perusahaan dan perbankan, sebagai bentuk nyata kolaborasi antara lembaga jaminan sosial, sektor perbankan, dan pengembang dalam mendukung kesejahteraan pekerja melalui akses kepemilikan rumah.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak, Theresia Wahyu Dianti, dalam sambutannya menjelaskan, layanan tambahan seperti fasilitas pembiayaan perumahan menjadi bagian dari upaya BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan nilai lebih bagi para pekerja yang telah menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami ingin menyampaikan bahwa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya terlindungi dari risiko sosial seperti kecelakaan kerja dan kematian, tetapi juga membuka kesempatan untuk mendapatkan fasilitas tambahan yang nyata, salah satunya kemudahan memiliki rumah sendiri,” kata Theresia.

“Kami berharap program ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh para pekerja. Karena, tempat tinggal yang layak adalah bagian penting dari kesejahteraan. Apalagi dengan bunga yang ringan dan persyaratan yang lebih mudah, ini menjadi peluang besar bagi peserta kami,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapat pemaparan langsung dari pihak BTN mengenai skema MLT yang memungkinkan peserta BPJS Ketenagakerjaan mengakses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan suku bunga yang kompetitif dan tenor panjang.

Sementara dari sisi developer, disampaikan berbagai pilihan unit rumah yang bisa diakses dengan program MLT tersebut.

Kegiatan juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab interaktif yang membahas syarat, proses pengajuan, hingga simulasi kredit yang sesuai dengan penghasilan peserta.

Akses terhadap rumah yang layak masih menjadi tantangan bagi banyak pekerja di Indonesia. BPJS Ketenagakerjaan melalui program ini ingin menjembatani kesenjangan tersebut dengan menghadirkan solusi yang konkret dan terukur.

Dengan sosialisasi ini diharapkan semakin banyak perusahaan yang turut mendukung pekerjanya untuk menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, sehingga manfaat program ini bisa dirasakan lebih luas lagi. gan

 

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

KPK Bakal Usut Menaker Ida Fauziyah

JAKARTA (Realita) - Pegawai PPPK Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Dayoena Ivon Muriono, mengaku rutin mengirimkan uang …