LAGOS (Realita)- Staf United Bank for Africa (UBA) dan nasabah lainnya melompat dari gedung bertingkat saat mencoba melarikan diri dari kebakaran di cabang UBA di Pulau Lagos.
Kebakaran terjadi di Afriland Tower, gedung enam lantai di Broad Street, sekitar pukul 13:00 siang. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Negara Bagian Lagos (LSFRS) mengatakan pihaknya menerima panggilan pada pukul 13:38 siang dan segera mengirimkan kru pemadam kebakaran dari stasiun Ebute Elefun dan Sari Iganmu ke lokasi kejadian.
Petugas pemadam kebakaran berupaya menenangkan kepanikan dan mengendalikan api. Menurut Ketua Tim Pemadam Kebakaran Federal dari Ebute Metta Ehimen Momoh, api bermula dari baterai inverter di basement dan menjalar ke sebuah Toyota Sienna yang terparkir dan sebuah sepeda motor, yang keduanya hangus terbakar. Namun, kendaraan lain basement berhasil diselamatkan.
Momoh menjelaskan bahwa asap tebal menyebar di seluruh gedung, menyebabkan beberapa korban di lantai atas pingsan setelah menghirup asap. "Sekitar tujuh hingga delapan korban dilarikan ke rumah sakit," ujarnya, seraya menambahkan bahwa petugas pemadam kebakaran segera mengendalikan situasi menggunakan busa untuk memadamkan api. Para korban diselamatkan dari lantai tiga dan lima. Ia menyarankan untuk tidak menyimpan baterai inverter di dekat generator atau tempat parkir mobil dan mendesak berbagai organisasi untuk melakukan latihan evakuasi secara berkala.
Dalam sebuah pernyataan, UBA mengklarifikasi: “Kami mengetahui insiden kebakaran di sebuah gedung di Broad Street, Pulau Lagos, yang kebetulan merupakan salah satu dari banyak kantor cabang kami. Berbeda dengan laporan daring dan media sosial, gedung yang terdampak bukanlah UBA House, Marina, kantor pusat Bank. Kami telah memastikan keselamatan staf dan nasabah kami di kantor cabang.”
LSFRS kemudian mengungkapkan bahwa sembilan korban berhasil diselamatkan dari gedung, lima di antaranya berhasil diresusitasi. LSFRS menambahkan bahwa meskipun beberapa orang selamat tanpa cedera, upaya untuk menstabilkan empat korban lainnya masih berlangsung.
Deputi Pengendali Jenderal LSFRS, Ogabi Olajide, mengonfirmasi bahwa kebakaran berasal dari ruang inverter yang terletak basement, sementara asap menyelimuti beberapa lantai. Ia menambahkan bahwa operasi pemadaman kebakaran telah selesai, sehingga situasi kembali tenang.jos
Editor : Redaksi