Kepala SPPG di Bekasi Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pelecehan dan Kekerasan ke Pegawainya

BEKASI (Realita)- Seorang wanita berinisial RD diduga menjadi korban pelecehan dan kekerasan oleh atasannya yang merupakan kepala SPPG di Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar).

Dugaan pelecehan itu viral di media sosial (medsos) seperti tiktok dan instagram.

Korban mengalami pelecehan hingga penganiayaan, pelaku disebut kerap memaki dan memperlakukan dengan kasar sejak hari pertama dia bekerja di SPPG itu.

Atas hal yang dialami, akhirnya korban melapor ke Polres Metro Bekasi Kota. Pelaporan tersebut dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.
"LP (laporan polisi) sudah kita terima," kata Braiel,

Korban juga melaporkan dugaan penganiayaan. Braiel menyebut pihaknya akan mendalami dugaan pelecehan hingga penganiayaan kepada para pihak terkait.

"Korban mengaku dianiaya. Pelapor belum datang untuk kita minta keterangan. Segera kita jadwalkan untuk minta keterangan para pihak," ujarnya.

RD mengungkapkan KP dikenal memiliki sifat temperamental dan kerap melontarkan kata-kata kasar. Sifat KP itu telah dialami RDA sejak hari pertama dirinya bekerja di kantor tersebut.

"Saya dimarahin dia itu Senin (6/10/2025), itu saya tanya dokumen. Saya dimaki-maki sama dia. Padahal saya tidak salah dan saya cuma tanya dokumen. Dokumen waktu itu dia kirim ke saya itu salah karena bukan dokumen yang saya minta," kata RD, Rabu (22/10/2025).

RD menambahkan, perlakuan kasar KP berlangsung hampir setiap hari selama ia bekerja, bahkan juga dialami pegawai lain di lingkungan SPPG.

Selain kekerasan verbal, RDA juga menuturkan adanya dugaan pelecehan yang dilakukan KP dengan dalih meminta maaf.

"Kalau yang dugaan pelecehan seksual itu tanggal 6 Oktober 2025, dia pegang-pegang saya karena habis marah-marah. Dia minta maaf sama saya dengan cara dia kayak anak kecil dipegang-pegang saya. Dia pojokin saya, dan saya cuma bisa melindungi badan saya. Saya menghadap ke tembok karena saya takut sekali untuk dipegang-pegang, karena menurut saya aneh saja. Saya masih kerudung saja masih dipegang," jelas RDA.mag

Editor : Redaksi

Berita Terbaru