LAMONGAN (Realita) - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan masa khidmat 2025-2030 resmi dilantik.
Ketua Tanfidziyah PCNU Lamongan, Syahrul Munir, menyampaikan bahwa jajaran baru diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat Majelis Wakil Cabang (MWC) dan ranting, sekaligus mengunggulkan program kemandirian ekonomi sebagai prioritas kerja.
Ia menambahkan bahwa arah gerak PCNU Lamongan tetap merujuk pada garis besar program yang memuat tujuh prioritas utama. Di antaranya adalah pembangunan NU Center, penguatan Masjid Gus Dur, dan pengembangan berbagai inisiatif kemandirian ekonomi melalui LPNU, termasuk program One Ranting One Product yang kini mulai diperkenalkan di berbagai titik.
“Dari tujuh prioritas yang telah kami sampaikan, semuanya menempatkan pemberdayaan ekonomi umat, penguatan pendidikan, dan penguatan pesantren sebagai program yang harus terus dijalankan,” katanya.
Menanggapi dinamika internal organisasi di tingkat pusat, Syahrul menegaskan bahwa PCNU Lamongan memilih untuk bersikap tenang dan fokus pada tugas struktural. Ia merujuk pandangan ulama Ibnu Ruslan sebagai pedoman sikap.
“Apa yang terjadi di PBNU, biarlah menjadi domain PBNU. Kami di cabang memilih untuk diam, tidak bereaksi, dan menunggu arahan selanjutnya. Prinsip kami jelas: manut, selama itu sesuai garis organisasi,” ujarnya.
Syahrul menekankan bahwa fokus utama PCNU Lamongan saat ini adalah konsolidasi kelembagaan. Penguatan jaringan hingga ke tingkat MWC dan ranting dianggap penting untuk menciptakan suasana yang kondusif dan memperkuat soliditas kader.
“Mengutip apa yang dikatakan Ibnu Ruslan, menurut Islam apa yang dilakukan apa yang terjadi hari ini, lebih baik kami semua diam saja kami kami tidak akan melakukan reaksi apapun,” tuturnya.
Dalam momentum pelantikan tersebut, yang juga bertepatan dengan Hari Pohon Sedunia yang diperingati setiap tanggal 21 dan 22 November.
Ketua PCNU tersebut, menuturkan bahwa filosofi organisasi selaras dengan makna peringatan tersebut. Menurutnya, di mana pun NU hadir, harus mampu memberikan keteduhan, sebagaimana pohon yang menaungi kehidupan.
"Bupati Lamongan juga menginisiasi gerakan Sedekah Oksigen sebagai wujud nyata kepedulian lingkungan, kami wujudkan doa dan dukungan melalui tanaman yang memberi manfaat bagi semua,” jelasnya.
Dengan pelantikan ini, PCNU Lamongan berharap seluruh kader dapat bergerak dengan penuh dedikasi, menjaga harmoni organisasi, serta turut mendorong kemandirian ekonomi umat melalui program-program strategis yang telah disiapkan.
Dalam sambutannya, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyampaikan dibawah kepemimpinan Romo KH. Salim Ashar, dan Dr. Kh. Syahrul Munir, PCNU Lamongan dapat menjadi organisasi yang lebih dinamis.
"Dengan tagline membersamai umat memenangi masa depan PCNU Lamongan dapat terus menjadi oraganisasi umat yang adaptif, dinamis, istiqomah, tentu dalam mengawal nilai-nilai Ahlus Sunah Waljamah," tutur Bupati yang akrab disapa Pak YES itu.
Hingga pelantikan dilaksanakan, tercatat sekitar 250 bibit pohon sudah terkumpul, dan jumlah tersebut terus bertambah. PCNU Lamongan merencanakan pendistribusian pohon tersebut kepada masyarakat pada bulan Januari mendatang, sebagai bagian dari gerakan kebermanfaatan organisasi.
Reporter : Defit Budiamsyah
Editor : Redaksi