LAMONGAN (Realita) - Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Lamongan, Ali Mahfudl, memberikan kritik tajam atas rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pendapatan pajak galian C.
Hal tersebut disampaikannya saat Rapat Pembahasan APBD Tahun 2026, antara Pimpinan dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lamongan, dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Lamongan, beserta Kepala Dinas se- Kabupaten Lamongan, Senin (24/11/2025).
Ali Mahfudl menilai, Pemerintah Kabupaten Lamongan kurang maksimal dalam melakukan upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Misalnya galian C, masak gak sampai Rp 2 milyar setahun, padahal rembang saja bisa sampai Rp 28 milyar, gresik juga demikian. Harusnya Lamongan bisa, saya lihat banyak galian C di Lamongan," ujarnya
Tidak hanya itu, Ali Mahfudl juga meminta Pemkab Lamongan memaksimalkan potensi PAD di berbagai sektor lainnya.
"Sebenarnya kami melihat, banyak yang berpotensi bisa naik, cuman pengelolaannya saja yang belum maksimal. Oleh karena itu, Pemkab Lamongan harus serius melakukan berbagai upaya. Insha Allah dewan akan selalu siap membantu," tegasnya.
Lebih jauh, Ali Mahfudl meminta agar Perusahaan Umum Daerah (Perumda) terus melakukan inovasi, untuk meningkatkan PAD.
"Perumda juga kurang maksimal. Sehingga kami mendorong agar Perumda Pasar, Perumda Aneka Usaha Jaya, Perumda Air Minum, Bank Daerah dan lainnya," pungkasnya.
Reporter : Defit Budiamsyah
Editor : Redaksi