BLITAR (Realita)-:Telah terjadi kecelakaan terjadi di jalur Rejoso, Kecamatan Binangun, Selasa dini hari (25/11/2025).
Seorang pengendara sepeda motor tewas seketika setelah menabrak truk pengangkut tebu yang terparkir di bahu jalan tanpa penerangan memadai.
Korban yang melaju dari arah selatan diduga tidak melihat keberadaan truk akibat kondisi jalan gelap serta minimnya lampu tanda berhenti pada kendaraan tersebut.
Peristiwa nahas ini sontak memicu kemarahan warga sekitar. Mereka menilai insiden tersebut bukan kejadian tunggal, melainkan rangkaian persoalan klasik yang terus berulang setiap musim giling tebu.
Dalam beberapa tahun terakhir, kecelakaan serupa kerap terjadi ketika puluhan hingga ratusan truk tebu antre menuju Pabrik Gula Rejoso (RMI).
Warga mengaku resah karena truk-truk tersebut kerap memakan sebagian badan jalan saat parkir menunggu giliran bongkar muatan. Pada malam hari dan dini hari, situasi semakin membahayakan karena minimnya penerangan di sepanjang jalur menuju pabrik.
“Sudah terlalu sering kecelakaan seperti ini. Truk tebu parkir sembarangan, bahkan sampai mengambil separuh badan jalan. Pengendara yang lewat jelas rawan menabrak, apalagi kalau lampu truk mati atau tidak dipasang rambu,” ujar seorang warga yang turut menyaksikan kejadian tersebut.
Warga menuntut pihak Pabrik Gula Rejoso (RMI) tidak lepas tangan dan segera menata sistem antrean truk. Mereka meminta agar pabrik menyediakan area parkir khusus yang layak, sehingga truk tidak lagi menumpuk di bahu jalan umum.ha
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-44944-pengendara-motor-tewas-tabrak-truk-tebu-parkir-di-jalan-rejoso-blitar