PONOROGO (Realita)- Warga tiga RT di Desa Nglurup Kecamatan Sampung kesulitan air bersih. Pasalnya, sejak 3 hari terakhir pasokan air bersih dari Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Katong Ponorogo berhenti mengalir. Warga pun terpaksa menggunakan air sungai yang keruh untuk kebutuhan sehari-hari termasuk untuk air minum.
Salah satu warga setempat, Samikun (65) mengatakan, ia terpaksa harus mengunakan air sungai untuk mandi dan mencuci karena sejak, Minggu (14/12/2025) kemarin, air bersih dari pipa PUDAM tidak lagi mengalir. Menurutnya ada Tiga RT di Dukuh Njanti RT 02, 03 dan 04 Rw 01 Desa Nglurup yang saat ini kesulitan air bersih.
“ Ya gimana lagi, air dari PUDAM mati sejak hari Minggu kemarin. Ya mandi dan mencuci di sungai sekarang,” ujar warga RT 04 Rw 01 Dukuh Njanti ini, Selasa (16/12/2025).
Senada dengan Samikun, Murti (60) warga RT 04 Rw 01 Dukuh Njanti Desa Nglurup, mengaku terpaksa menggunakan air sungai yang keruh untuk minum. Karena ia tidak mampu membeli air galon isi ulang yang harga nya mahal.
“ Ya buat minum air sungai. Nanti direbus terus dibuat minum. Ya apa-apa sekarang di sungai, termasuk BAB juga di sungai karena di rumah tidak ada air,” akunya.
Ia berharap, PUDAM segera memperbaiki jaringan yang rusak agar, masyarakat setempat tidak lagi kesulitan air bersih.
“ Harapannya segera diperbaiki, agar airnya mengalir lagi,” harapnya.
Sementara itu, Kabag Teknik PUDAM Tirta Katong Ponorogo Ainudin mengaku, terganggunya aliran air bersih PUDAM di Desa Nglurup Kecamatan Sampung, akibat putusnya jaringan induk pipa air bersih di Dukuh Nglurup akibat terkena eskavator yang tengah melakukan pekerjaan saluran drainase. Ia mengungkapkan, pihaknya telah melakukan perbaikan pipa yang pecah pada, Senin (15/12/2025) kemarin, namun diduga bekas matrial lumpur saat perbaikan tersedot ke dalam jaringan pipa akibat adanya elevasi pada jaringan pipa Desa Nglurup yang ekstrim.
“ Saat ini petugas kami masih melakukan pencarian, bagian mana yang tersumbat krikil dan lumpur, sehingga mengganggu pasokan air ke tiga RT tersebut,” akunya.
Pihaknya berjanji akan mengirimkan bantuan droping air bersih ke wilayah tiga RT tersebut. Hal ini untuk mencukupi kebutuhan air bersih yang mendesak di wilayah itu.
“ Kalau hari ini belum mengalir, mungkin besok sudah kita kirim droping air bersih ke wilayah itu. Agar masyarakat tidak lagi kesulitan air bersih. Kapasitan 4000 liter, bisa 3 kali pengiriman dalam satu hari,” pungkasnya. znl
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-45254-pudam-mati-3-hari-warga-3-rt-di-ponorogo-ini-konsumsi-air-sungai