Pekerja Proyek Jalan  Ditemukan Meninggal

Advertorial

CIREBON (Realita)- Seorang pekerja proyek perbaikan jalan asal Kabupaten Cirebon ditemukan meninggal dunia di selokan tepi Jalan Provinsi jalur Bantarujeg – Talaga, tepatnya di Blok Langkara, Desa Salawangi, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, Senin (29/12) pagi.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 05.30 WIB setelah warga yang tengah beraktivitas pagi melihat seorang pria tergeletak di selokan. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada aparat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Kapolres Majalengka, AKBP Willy Andrian melalui Kapolsek Bantarujeg AKP Baban Purbandi, membenarkan adanya laporan tersebut.

Personel Polsek Bantarujeg bersama unsur Forkopimcam, Tim Inafis Polres Majalengka, serta petugas kesehatan Puskesmas Bantarujeg langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, kami segera melakukan pengecekan di lokasi kejadian bersama tim terkait,” ujar AKP Baban.

Berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui bernama Suyanto (50), laki-laki, warga Dusun Cangkring RT 02 RW 01, Desa Jatipura, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon. Korban merupakan pekerja proyek perbaikan Jalan Provinsi jalur Bantarujeg–Talaga.

Hasil pemeriksaan Tim Inafis Polres Majalengka bersama tenaga medis menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diketahui memiliki riwayat hipertensi atau tekanan darah tinggi dan diduga terjatuh ke selokan akibat kondisi kesehatannya yang menurun.

Camat Bantarujeg H. Agus Heriyanto mengungkapkan bahwa korban sebelumnya sudah tidak lagi dilibatkan dalam pekerjaan proyek karena kondisi kesehatannya.

“Korban dalam keadaan sakit dan memiliki riwayat darah tinggi. Pihak pengelola proyek sudah menyarankan agar korban beristirahat dan pulang ke daerah asal,” kata Agus.

Advertorial

Dari hasil pemeriksaan medis di lokasi, korban mengalami luka ringan di bagian kepala akibat benturan saat terjatuh. Penanganan kejadian dilakukan secara kekeluargaan dengan pihak penanggung jawab korban, Mustajibillah (42), warga Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diberangkatkan ke daerah asal untuk dimakamkan. Seluruh rangkaian penanganan kejadian berlangsung aman dan kondusif dengan pengamanan dari unsur kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat setempat.nu

 

 

 

 

Editor : Redaksi

Berita Terbaru