BATU (Realita)- Taman Rekreasi Selecta Kota Batu merupakan saksi bisu yang memiliki perjalan historis cukup panjang mulai jaman kolonial Belanda hingga sekarang tidak habis untuk di kupas keberadaanya, salah satunya besok 27Januari 2026 akan menggelar Selecta Living Museum pasca diresmikan oleh Wamen Kebudayaan RI.
Tema yang akan ditampilkan adalah, Batu Haritage Walking Tour tiga jaman yang di inisiasi secara kolektif oleh Mandala Creative House, Dewan Kesenian Kota Batu, Jelajah Kampung, Batu Creative Hub, ICCN, dan HPI DPC Kota Batu. Senin (26/1/2026)
Trail perdana prodak heritage tahun 2026 untuk mengeksplor Selecta tidak hanya wisatanya tetapi keberadaanya mulai jaman, Hindia Belanda, Kependudukan Jepang, dan Indonesia Merdeka.
Direktor Activation Cultural & Haritage ICCN, Muhammad Anwar mengatakan, pihaknya akan mengeksplor kawasan heritage yang ada di Selecta tidak hanya soal bangunanya saja tetapi bagaimana usaha pariwisatanya, karena Selecta sudah menjadi bagian dari Nusantara Living Museum.
" Besok kita akan eksplorasi dari titik nol karena Selecta merupakan kawasan pariwisata tertua di Jawa Timur yang berada di tiga jaman. Hingga sekarang Selecta di miliki oleh 1110 warga dalam bentuk saham, itu yang akan kita pelajari," ucap Muhammad.
Muhammad Anwar menambahkan, selain mengeksplorasi kawasan heritage, juga ke indahan alamanya, sejarah Hotel Bima Sakti yang pernah didatangi oleh Bung Karno, Bung Hatta termasuk melihat secara langsung prosatan yang dibangun Belanda, secara kontruksi tidak pernah diganti.
" Demikian juga, kita akan mengangkat terkait narasi bio indikator keberadaan taman lumut yang dimiliki Selecta yang menggambarkan tentang udara bersih dan kejernihan air di Kota Batu. Termasuk eksplor adanya bangker dan inisial awal Batu sebagai Kota apel," pungkasnya. (Ton)
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-46299-kupas-tuntas-historis-selecta-sebagai-kawasan-pariwisata-tiga-jaman