NGADA (Realita)- Seorang siswa sekolah dasar berinisial YBS (10) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, ditemukan meninggal dunia setelah mengakhiri hidupnya.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di wilayah tempat tinggal korban dan telah ditangani oleh aparat setempat, sebagaimana diberitakan sejumlah media daring.
Sebelum peristiwa tersebut, korban meninggalkan sepucuk surat tulisan tangan yang ditujukan kepada ibunya. Surat itu ditulis menggunakan bahasa daerah Ngada dan berisi pesan perpisahan.
Adapun terjemahannya dalam bahasa Indonesia:
Surat buat Mama Reti
Mama, saya pergi dulu
Mama, relakan saya pergi (meninggal), jangan menangis ya Mama
Mama, saya pergi (meninggal)
Tidak perlu Mama menangis dan mencari atau merindukan saya
Selamat tinggal Mama
Berdasarkan keterangan yang dihimpun media, surat tersebut ditulis setelah korban menyampaikan keinginan untuk memiliki buku dan pena guna keperluan sekolah, namun belum dapat dipenuhi karena keterbatasan ekonomi keluarga.
Pihak kepolisian dan aparat desa setempat telah melakukan penanganan awal serta pendataan terkait peristiwa tersebut. Kasus ini kemudian menjadi perhatian publik dan dilaporkan sebagai bagian dari kondisi sosial yang masih dihadapi sebagian keluarga di daerah.mah
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-46579--mampu-beli-buku-dan-pena-siswa-kelas-iv-sd-gantung-diri-