Warga Babat Lamongan Tewas Tertemper Kereta Api

LAMONGAN (Realita)- Nasib naas menimpa seorang pria asal Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, tewas setelah tertemper Kereta Api Anjasmoro 30F di jalur kereta KM 163+5 jalur hulu, turut tanah Desa Sumurgenuk, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jumat (27/3/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Mohammad Zainul Abidin (51), warga  Desa Bedahan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 07.55 WIB. Saat kejadian, korban diduga sedang mempersiapkan alat pancing di sekitar jalur rel kereta api.

Kapolsek Babat, Kompol Chakim Amrullah, melalui Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi bernama Azis, saat itu saksi sedang berada di sebuah warung kopi tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Menurut keterangan saksi, korban saat itu sedang mempersiapkan alat pancing dengan posisi berdiri di jalur kereta KM 163+5 jalur hulu, turut tanah Desa Sumurgenuk, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan,” ujar Kompol Chakim Amrullah.

Naasnya, pada waktu yang bersamaan, dari arah barat ke timur melintas Kereta Api Anjasmoro 30F di jalur hulu. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, masinis tidak dapat menghindari benturan. Korban tertemper rangkaian kereta api hingga terpental ke arah selatan jalur hulu. 

"Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di tempat lokasi kejadian," ungkapny.

Dprd sby lebaran dalam

Usai menerima laporan, Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah bersama sejumlah anggotanya bergegaslangsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta mengevakuasi korban.

"Di lokasi kejadian kami menemukan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Suzuki Smash warna merah hitam bernopol S-2793-JW serta sebuah tas warna biru berisi peralatan memancing," pungkasnya.

Reporter : M.Yusuf Al Ghoni

Editor : Redaksi

Advertorial
Berita Terbaru