Tabrak Beruntun di Tanggul Jember, Dua Pelajar Tewas di Tempat

Advertorial

JEMBER (Realita)- Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di jalur nasional Jember–Lumajang, tepatnya di Dusun Gadungan, Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 14.50 WIB.

Insiden ini melibatkan sepeda motor, mobil yang belum diketahui identitasnya, serta truk gandeng, dan mengakibatkan dua pelajar meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kasatlantas Polres Jember AKP Bagas mengatakan kedua korban merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor Yamaha Vega ZR bernopol N-5654-ZY.

Mereka adalah Ahmad Khoirul Mufid (17), warga Bangsalsari, dan Muhammad Fikri Maulana (18), warga Gambirono. 

Keduanya mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia saat mendapatkan penanganan di Puskesmas Tanggul.

“Telah terjadi kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan sepeda motor, mobil yang belum diketahui identitasnya, dan truk gandeng. Dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujarnya, Kamis (23/04/2026).

Berdasarkan kronologi, sepeda motor korban melaju dari arah barat ke timur, searah dengan mobil jenis Avanza yang belum teridentifikasi. Saat di lokasi kejadian, mobil tersebut mengurangi kecepatan secara tiba-tiba.

“Sepeda motor diduga tidak dapat menjaga jarak aman sehingga menabrak kendaraan di depannya. Setelah itu pengendara jatuh ke kanan dan tertabrak kendaraan dari arah berlawanan,” kata Bagas.

Dari arah berlawanan, melaju truk gandeng Nissan Quester bernopol N-8351-UH yang dikemudikan Roni Dwi Prasetyo (45), warga Malang. Benturan kedua pun tak terhindarkan dan menyebabkan korban mengalami luka fatal di bagian kepala.

Polisi menyebut faktor utama kecelakaan diduga akibat kelalaian pengendara sepeda motor. 

“Faktor yang mempengaruhi kecelakaan adalah kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor serta tidak menjaga jarak aman,” tegasnya.

Saat ini, petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti. Sementara itu, kendaraan mobil yang terlibat dalam benturan awal masih dalam proses penyelidikan.

Kerugian materi akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp4 juta. Polisi mengimbau pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di jalur padat dan rawan kecelakaan seperti lintas Jember–Lumajang.

“Mobil yang terlibat pada benturan pertama masih dalam pencarian dan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Bagas.rdy

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Persebaya Permalukan Malut United di Kandang

TERNATE (Realita)- Malut United kalah 0-2 dari Persebaya Surabaya dalam pertandingan lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Kie Raha, Ternate, Kamis (23/4) …