JEMBER (Realita) - Bupati Jember, Gus Fawait resmi melantik Achmad Imam Fauzi sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Jember di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa (12/5/2026). Pelantikan tersebut menjadi sinyal tegas bahwa Pemerintah Kabupaten Jember tidak lagi memberi ruang bagi birokrasi lamban yang menghambat percepatan pembangunan daerah.
Dalam arahannya, Gus Fawait menegaskan kondisi birokrasi di lingkungan Pemkab Jember saat ini sudah berjalan kondusif. Karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah diminta segera bergerak cepat menjalankan program pembangunan, mempercepat pelayanan publik, dan memastikan seluruh agenda strategis pemerintah pusat berjalan efektif di Kabupaten Jember.
Menurutnya, posisi Pj Sekda memiliki peran sentral dalam mengendalikan ritme pemerintahan. Mulai dari sinkronisasi program antar-OPD, pengawalan perencanaan anggaran, hingga percepatan pelaksanaan program prioritas nasional harus dilakukan secara disiplin dan terukur.
“Kalau birokrasi sudah kondusif, maka tidak ada alasan lagi untuk lambat. Semua harus bergerak cepat agar program pembangunan dan pelayanan publik benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Gus Fawait.
Gus Fawait juga memberi peringatan keras kepada seluruh jajaran ASN agar serius mendukung program nasional Presiden Prabowo Subianto. Program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, penanganan sampah, hingga pelestarian lingkungan disebut harus menjadi prioritas bersama dan tidak boleh berjalan setengah hati.
Selain itu, ia meminta sinergi antara Pemkab Jember dan Forkopimda terus diperkuat demi menjaga stabilitas pemerintahan dan mempercepat pembangunan daerah. Ia juga menyoroti penyusunan Perubahan APBD 2026 dan APBD 2027 agar dilakukan tepat waktu, cermat, dan sesuai aturan hukum.
Menurut Gus Fawait, kesalahan dalam perencanaan maupun penganggaran tidak boleh lagi terjadi karena berpotensi menghambat pembangunan dan menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari. Namun di sisi lain, ia tetap mendorong lahirnya inovasi birokrasi selama tidak melanggar regulasi.
“Sinergitas antara Pemkab Jember dan Forkopimda harus kuat. Kita harus bahu-membahu memastikan seluruh program pemerintah pusat maupun daerah berhasil di Kabupaten Jember,” ujarnya.
Sementara itu, usai dilantik, Achmad Imam Fauzi langsung menegaskan komitmennya untuk membongkar berbagai hambatan birokrasi yang selama ini memperlambat pembangunan daerah. Ia menyebut percepatan pembangunan tidak akan tercapai jika tata kelola pemerintahan masih berjalan lambat dan kapasitas sumber daya manusia tidak dibenahi.
Imam Fauzi menegaskan kata kunci utama pemerintahan saat ini adalah akselerasi. Karena itu, evaluasi akan dilakukan terhadap seluruh proses pemerintahan, mulai dari perencanaan anggaran hingga pelaksanaan program daerah agar target pembangunan tidak kembali tersendat.
Ia bahkan secara terbuka menyebut perlambatan birokrasi sebagai “musuh” yang harus segera diselesaikan. Menurutnya, lemahnya kapasitas SDM dan buruknya tata kelola menjadi faktor utama yang selama ini menghambat percepatan pembangunan di Kabupaten Jember.
“Keyword-nya adalah akselerasi. Musuh percepatan itu perlambatan. Biasanya itu soal kapasitas SDM dan tata kelola. Nanti kita bereskan semuanya,” tegas Imam Fauzi.
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-48750-gus-fawait-minta-pj-sekda-baru-tancap-gas-kawal-percepatan-pembangunan