Dari Band Legendaris ke Brand Lifestyle, Dewa 19 Bangun Bisnis Nostalgia

SURABAYA (Realita)— Dewa 19 tak lagi sekadar dikenal sebagai band legendaris Indonesia. Lewat pembukaan Kopi Dewa 19 di kawasan MERR Surabaya, Jumat (15/5/2026), Ahmad Dhani mulai membawa nama besar Dewa 19 menjadi bagian dari bisnis lifestyle berbasis nostalgia musik.

Kopi Dewa 19 hadir bukan hanya sebagai tempat ngopi, tetapi menawarkan pengalaman emosional bagi para penggemar musik era 80-an dan 90-an. Konsep semi restography yang diusung dipenuhi memorabilia perjalanan Dewa 19 sejak awal berdiri hingga menjadi salah satu band terbesar di Tanah Air.

Di dalam kafe, pengunjung dapat melihat berbagai dokumentasi perjalanan band, mulai foto konser, alat musik, koleksi gitar, hingga barang pribadi personel Dewa 19. Musik-musik hits Dewa 19 juga diputar sepanjang hari untuk memperkuat nuansa nostalgia.

“Foto-foto Dewa 19 di sini adalah dokumentasi perjalanan dan kesuksesan sejak 1992 sampai sekarang. Harapannya bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda,” kata Ahmad Dhani.

Kopi Dewa 19 MERR menjadi outlet keempat secara nasional sekaligus cabang pertama di Jawa Timur. Kehadirannya langsung disambut antusias ratusan Baladewa yang memadati area kafe saat grand opening.

Menurut Dhani, konsep tersebut menjadi pembeda dibanding coffee shop pada umumnya. Sebab, yang dijual bukan hanya makanan dan minuman, tetapi juga pengalaman dan kedekatan emosional dengan perjalanan Dewa 19.

Salah satu menu yang menjadi perhatian pengunjung adalah “Kopasus” atau kopi pakai susu racikan Ahmad Dhani sendiri.

“Rasanya klasik banget. Buat yang pernah hidup di era 80-an dan 90-an pasti terasa nostalgia,” ujarnya.

Besarnya respons masyarakat Surabaya membuat manajemen optimistis memperluas jaringan Kopi Dewa 19 ke sejumlah daerah lain di Jawa Timur, seperti Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, Kediri, Madiun, Banyuwangi hingga Jember.

Tak berhenti di bisnis coffee shop, Ahmad Dhani juga menyiapkan konsep baru bernama Javarock yang menyasar segmen premium. Lokasi tersebut akan hadir di kawasan Kayun Surabaya dengan fasilitas venue konser berkapasitas sekitar 500 orang.

“Kalau di sini bukan rumah konser. Nanti di Javarock Kayun ada tempat yang bisa dipakai konser sekitar 500 orang,” kata Dhani.

Langkah tersebut memperlihatkan bagaimana Dewa 19 perlahan berkembang bukan hanya sebagai ikon musik, tetapi juga menjadi brand lifestyle yang menjual nostalgia, komunitas, dan pengalaman hiburan.yudhi

Editor : Redaksi

Berita Terbaru