Kekeringan Mulai Melanda Bojonegoro, TNI Gerak Cepat Salurkan 16 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Sukosewu

BOJONEGORO (Realita) – Musim kemarau mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro. Merespons keluhan warga yang kesulitan mendapatkan air, Kodim 0813 Bojonegoro bergerak cepat dengan menyalurkan 16 ribu liter air bersih ke Dusun Sambongrejo, Desa Sumberokidul, Kecamatan Sukosewu, Minggu (12/7/2026).

Bantuan tersebut disalurkan melalui jajaran Koramil 0813-21/Sukosewu dan mendapat pengawalan langsung dari para Babinsa. Distribusi air dipusatkan di rumah Kepala Dusun Sambongrejo, Sutiyono, yang dijadikan titik pembagian bagi warga terdampak kekeringan.

Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, mengatakan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat mengenai semakin sulitnya memperoleh air bersih akibat musim kemarau yang mulai melanda wilayah Sukosewu.

"Kami segera memerintahkan jajaran Koramil 0813-21/Sukosewu untuk bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat," ujar Dandim.

Ia menegaskan, distribusi air bersih tidak hanya dilakukan sekali. Kodim 0813 Bojonegoro berkomitmen mengirimkan bantuan secara berkala setiap pekan selama musim kemarau masih menyebabkan krisis air di wilayah tersebut.

"Langkah ini kami lakukan untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung," tambahnya.

Kepala Dusun Sambongrejo, Sutiyono, mengapresiasi respons cepat jajaran TNI yang dinilai sangat membantu warga. Menurutnya, persoalan kekurangan air bersih hampir selalu terjadi setiap musim kemarau.

"Terima kasih kepada Bapak Dandim 0813 Bojonegoro beserta seluruh jajaran. Bantuan air bersih ini sangat berarti bagi warga Dusun Sambongrejo. Semoga menjadi amal ibadah dan membawa manfaat besar bagi masyarakat yang sedang kesulitan air bersih," katanya.

Ucapan syukur juga datang dari warga penerima manfaat. Mereka mengaku beberapa pekan terakhir debit sumber air terus menurun hingga mulai mengering. Kondisi tersebut membuat kebutuhan air untuk memasak, mandi, mencuci, hingga kebutuhan sehari-hari lainnya menjadi sulit dipenuhi.

Aksi kemanusiaan yang dilakukan Kodim 0813 Bojonegoro menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang terdampak bencana kekeringan. Selain menjalankan tugas menjaga keamanan wilayah, TNI juga hadir memberikan solusi nyata bagi warga yang menghadapi kesulitan, terutama saat musim kemarau mengancam ketersediaan air bersih di berbagai daerah.

Editor : Arif Ardliyanto

Berita Terbaru