Duet Coach Ciko dan Coach Indra, Bawa Panggres FA Tampil di DANDIM CUP I Kota Madiun

MADIUN (Realita) – Panggres Football Academy (Panggres FA), akademi sepak bola usia dini yang menjalankan pembinaan di wilayah Gresik dan Surabaya, siap bersaing dalam turnamen DANDIM CUP I Kota Madiun Grassroots Indonesia Road to Pakansari Bogor kategori Kelompok Umur (KU) 10 tahun.

Turnamen yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI tersebut berlangsung pada 10 Oktober 2026 di Stadion Wilis, Kota Madiun.

Sebanyak 16 sekolah sepak bola (SSB) dan akademi dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah dijadwalkan ambil bagian.

Bagi Panggres FA, keikutsertaan dalam kompetisi ini menjadi bagian dari komitmen pembinaan jangka panjang.

Selain menguji kemampuan tim, turnamen tersebut diharapkan memberikan pengalaman bertanding yang berkualitas bagi para pemain usia dini.

Berdasarkan pembagian grup panitia, Panggres FA tergabung di Grup D bersama Banapatria dari Ponorogo, SSB Kuda Laut dari Pacitan, dan Strava United dari Ngawi.

Persaingan di grup tersebut diperkirakan berlangsung ketat. Setiap tim memiliki peluang untuk menunjukkan kemampuan terbaik demi lolos ke fase berikutnya sekaligus membuka jalan menuju putaran nasional di Pakansari, Bogor.

Sejumlah akademi dan SSB lain juga turut meramaikan turnamen ini. Di antaranya MSA Soccer Academy Magetan, MSA Soccer Academy Madiun, Persibu Madiun, Arek-Arek FC Surabaya, PS Ster Solo, Indonesia Muda Madiun, PS HW Ponorogo, Benteng FC Ngawi, dan Perkanti FC Mojokerto.

Menghadapi turnamen tersebut, Panggres FA menurunkan skuad terbaik yang dipersiapkan oleh duet pelatih Coach Ciko Sayubi dan Coach Indra Surya.

Coach Ciko Sayubi mengatakan, kompetisi ini menjadi kesempatan penting bagi pemain untuk menambah pengalaman sekaligus menguji kemampuan menghadapi tim dengan karakter permainan yang beragam.

“Kompetisi seperti ini sangat penting dalam proses pembinaan. Anak-anak belajar menghadapi tekanan pertandingan, beradaptasi dengan berbagai gaya bermain, dan membangun kepercayaan diri saat menghadapi lawan-lawan yang kuat,” ujar Ciko, Sabtu (10/10/2026). 

Sementara itu, Coach Indra Surya menegaskan bahwa keberhasilan tim tidak semata-mata diukur dari hasil pertandingan. Perkembangan karakter, kedisiplinan, keberanian, dan mental bertanding para pemain juga menjadi prioritas dalam proses pembinaan.

“Kami ingin anak-anak bermain dengan berani, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas. Prestasi tentu menjadi harapan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana mereka tumbuh menjadi pemain yang memiliki karakter baik dan mental yang kuat,” tutur Indra.

Partisipasi dalam DANDIM CUP I Kota Madiun menjadi salah satu upaya Panggres FA untuk memberikan ruang kompetisi yang memadai bagi pemain usia dini. Melalui pertandingan, para pemain diharapkan dapat mengembangkan kemampuan teknik, taktik, kerja sama tim, serta kematangan mental.

Dengan dukungan orang tua dan kerja keras tim pelatih, Panggres FA optimistis mampu menampilkan permainan terbaik di Stadion Wilis.

Lebih dari sekadar mengejar trofi, akademi yang berbasis pembinaan di wilayah Gresik dan Surabaya ini membawa misi membentuk generasi pesepak bola muda yang cerdas, tangguh, berkarakter, serta menjunjung tinggi sportivitas.

Ajang tersebut diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi para pemain untuk terus berkembang dan menapaki jenjang kompetisi sepak bola yang lebih tinggi. Yw

Editor : Redaksi

Berita Terbaru