Pencarian Hari Kedua di Bengawan Solo, 3 Korban Ditemukan Tak Bernyawa

TUBAN (Realita)- Tiga jenazah korban perahu terbalik di Sungai Bengawan Solo, Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban pada Rabu (3/11/2021), kemarin akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Dari tiga jenazah yang dievakuasi petugas dua diantaranya sudah berhasil terindentifikasi.

Tiga korban yang sudah teridentifikasi adalah Agus Putin yang berasal dari Desa Ngandong, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, Toro asal Desa Sale, Kabupaten Rembang Jawa Tengah dan Kasian Desa Semambong, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Ketiga jenazah yang berhasil ditemukan tersebut saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Koesma Tuban oleh petugas.

Baca Juga: Pedagang Pecel Lele Tewas Terseret Arus Kali Angke

"Ada tiga yang berhasil teridentifikasi dan saat ini sudah dibawa ke rumah sakit," kata Kepala Basarnas Surabaya Hari Adi Purnomo, Kamis (4/11/2021).

Saat ini, lanjut Hari, laporan dari masyarakat yang masuk ke posko terpadu total ada 18 orang yang dilaporkan menjadi korban perahu terbalik. Dari 18 orang tersebut 10 diantaranya sudah ditemukan dalam keadaan selamat, tiga meninggal dunia dan 5 korban lainnya masih dalam pencarian.

Baca Juga: Perahu Tambang di Surabaya Diganti Jembatan

"Ada satu lagi tambahan data korban ini dilaporkan pihak keluarga tadi malam. Menurut informasi yang kami terima korban ini diketahui bersama dengan Agus Putin dan korban ini sebelumnya tidak terdata di posko," ungkapnya.

Karena terkendala hujan yang sangat lebat untuk pencarian di hari ke dua terhadap korban yang masih hilang telah berakhir pada pukul 16.00. meski sudah berakhir namun petugas masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga: Dua Kakak Beradik yang Terseret Air Selokan di Kediri, Ditemukan Tewas

"Karena terkendala cuaca akhirnya pencarian korban kita hentikan terlebih dahulu dan besok baru kita lanjutkan kembali. Mohon doanya semoga para korban ini berhasil kita temukan semuanya," pungkasnya.

Editor : Redaksi

Berita Terbaru