TRENGGALEK (Realita) - DPRD Kabupaten Trenggalek melalui Komisi I menggelar rapat kerja bersama Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) dan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Dan Pemadam Kebakaran (POLPP - PK) Kabupaten Trenggalek, Kamis (17/3/2022).
Dalam rapat tersebut, Komisi I DPRD Kabupaten Trenggalek menyoroti adanya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) gaji pegawai di POLPP - KB serta rendahnya anggran Bantuan Politik (Banpol) di Badan Kesbangpolinmas.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Trenggalek, Alwi Burhanudin mengatakan, ada dua hal yang kami cermati, yakni rendahnya nilai anggran Banpol serta adanya Silpa gaji pegawai Rp 500 juta.
" Kami meminta adanya kenaikan anggaran Banppl dari Rp 3.000 per suara menjadi Rp 10.000 per suara dalam satu tahun.Terkait Silpa gaji pegawai Rp 500 juta bisa dialihkan untuk kegiatan operasional, " ucapnya.
Alwi menuturkan, pihaknya meminta kenaikan anggaran Banpol bukan tanpa alasan.Karena, jika dibandingkan dengan Kota Malang sangat jauh berbeda, yaitu Rp 15.000 per suara dalam satu tahun." Jadi kami minta penyesuaian, " imbuhnya.
Politisi dari PKS ini meminta untuk Silpa Tp 500 juta hendaknya dialihkan untuk kegiatan operasional.Misalkan untuk biaya perawatan kendaraan.Karena, anggarannya sedikit, terkadang mereka urunan untuk pembiayaan operasinal.
" Jadi tidak ada salahnya jika anggaran tersebut dialihkan untuk yang lebih membutuhkan, " ungkapnya.
Selanjutnya, dia menyebut, salah satu timgginya Silpa, karena ada 5 orang yang pensiun selama tahun 2021.
" Silpa itu terlalu besar. Prosentasenya sekotar 5 persen dari anggaran yang ada, yaitu Rp 9 miliar.Jadi idealnya Silpa itu ya kisaran Rp 50 juta hingga Rp 100 juta," ujarnya.ags
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-8607-komisi-i-dprd-trenggalek-soroti-anggaran-banpol-dan-silpa-rp-500-juta