Idul Fitri 1447 H, Muhammadiyah dan NU Diprediksi Berlebaran Bareng

MESKIPUN awal puasanya berbeda (Muhammadiyah hari Rabu, Pemerintah hari Kamis), posisi hilal pada tanggal 19 Maret 2026 diprediksi sudah cukup tinggi (sudah memenuhi kriteria MABIMS 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat).

Jadi, kemungkinan besar baik yang puasa 30 hari (Muhammadiyah) maupun yang puasa 29 hari (Pemerintah/NU) akan merayakan Idul Fitri bersama-sama pada hari Jumat, 20 Maret 2026.

Kenapa Lebarannya bisa bareng?

Hal ini terjadi karena posisi hilal (bulan sabit muda) pada petang hari Kamis, 19 Maret 2026 sudah sangat tinggi dan sudah jauh melewati kriteria minimal pemerintah (3 derajat).

Bagi Muhammadiyah: Karena mereka mulai lebih awal, pada hari Kamis sore itu mereka sudah menggenapkan puasa menjadi 30 hari. Maka besoknya (Jumat) otomatis Lebaran.

Dprd sby lebaran dalam

Bagi Pemerintah/NU: Karena pada Kamis sore hilal sudah terlihat jelas (sudah tinggi), maka mereka tidak perlu menggenapkan ke 30 hari.

Puasa mereka cukup 29 hari saja, dan besoknya (Jumat) juga Lebaran.
Jadi, meskipun "start" berbeda akhir tetap sama.bbs

Editor : Redaksi

Berita Terbaru