JAKARTA (Realita)– Industri ritel perlengkapan rumah tangga masih menunjukkan ruang pertumbuhan di tengah perubahan pola belanja masyarakat. Di saat daya beli belum sepenuhnya pulih, sejumlah pelaku ritel memilih memperluas jaringan sekaligus memperkuat layanan digital sebagai strategi menjaga pertumbuhan.
Salah satunya dilakukan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), pengelola jaringan ritel AZKO. Hingga semester I 2026, perusahaan membukukan penjualan bersih sebesar Rp4,5 triliun atau tumbuh 6,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp390,3 miliar, naik 33,3 persen, sedangkan laba usaha meningkat menjadi Rp509,8 miliar.
Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk Gregory S. Widjaja mengatakan capaian tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.
"Kinerja positif yang kami raih mencerminkan perkembangan bisnis yang terus bergerak ke arah yang lebih baik, sejalan dengan komitmen kami untuk membangun pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan. Kami akan terus menghadirkan inovasi, meningkatkan efisiensi operasional, dan mengembangkan kapabilitas bisnis," kata Gregory dalam keterangan tertulis, Selasa (4/8/2026).
Sepanjang enam bulan pertama tahun ini, perusahaan membuka 10 toko AZKO di lima kota baru, yakni Berau, Pasuruan, Pekalongan, Timika, dan Kuningan. Ekspansi kemudian berlanjut dengan pembukaan gerai pertama di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, yang menjadikan jumlah toko AZKO mencapai 276 gerai di 97 kota.
Menurut Gregory, ekspansi ke daerah tidak hanya bertujuan memperluas pasar, tetapi juga diharapkan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
"Melalui setiap pembukaan toko, kami ingin menghadirkan manfaat yang tidak hanya dirasakan pelanggan, tetapi juga masyarakat sekitar. Kehadiran AZKO di berbagai wilayah baru, seperti Tomohon, turut menciptakan lapangan kerja melalui penyerapan lebih dari 50 persen tenaga kerja lokal," ujarnya.
Selain memperluas jaringan toko, perusahaan juga terus mengembangkan layanan belanja yang mengintegrasikan toko fisik dengan platform digital. Model tersebut dinilai menjadi salah satu strategi ritel modern untuk menjawab perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan layanan omnichannel.
Di tengah persaingan yang semakin kompetitif, perusahaan juga memperoleh sejumlah penghargaan pada 2026, antara lain Corporate Image Award untuk kategori supermarket perkakas rumah, Digital Excellence Awards pada kategori Top of Mind Awareness – Retail, serta masuk dalam daftar Top Brand 100.
Ke depan, perusahaan menyatakan akan melanjutkan strategi ekspansi jaringan, memperkuat rantai pasok, serta meningkatkan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pengalaman berbelanja konsumen.yudhi
Editor : Redaksi