MADIUN (Realita) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Madiun terus tingkatkan berbagai upaya untuk melindungi seluruh pekerja Indonesia. Diharapkan seluruh pekerja Penerima Upah (PU) maupun Bukan Penerima Upah (BPU) mendapatkan jaminan sosial.
BPJS Ketenagakerjaan terus menyusun inisiatif strategis dengan mengimplementasikan sistem Keagenan Jaminan Sosial melalui program Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai). Hal ini merupakan upaya untuk memberikan fasilitas khususnya pekerja informal (BPU) agar segera memperoleh akses jaminan sosial.
Baca juga: Total Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Rp 26,7 T
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madiun Anwar Hidayat menegaskan, BPJS Ketenagakerjaan Madiun akan terus meningkatkan koordinasi dan pembinaan bagi Agen Perisai mitranya.
"Tentu kami selalu mengevaluasi kinerja mereka, meningkatkan pemahaman program, manfaat dan memotivasi pada mereka agar seluruh lapisan pekerja mendapatkan jaminan sosial," lanjut Anwar.
Baca juga: 11 Juta Peserta PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Begini Solusi dari Purbaya
"Kami berharap agar para Agen Perisai terus melakukan sosialisasi dan pendaftaran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja informal atau BPU. Mereka sudah kami bekali dengan pemahaman terkait program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan," paparnya.
Dalam tugasnya, Agen Perisai tidak hanya melakukan pendaftaran kepesertaan saja, namun juga bisa memberikan pelayanan informasi tentang Jamsostek Mobile (JMO) dan tentunya juga terkait manfaat fasilitas Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) BPJS Ketenagakerjaan.
Baca juga: Kemensos Jelaskan Cara Reaktivasi PBI-JK Bagi Warga yang Dinonaktifkan
"Perisai BPJS Ketenagakerjaan merupakan perpanjangan tangan kami kepada masyarakat pekerja Indonesia untuk mempermudah memberikan informasi, pendaftaran dan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja informal atau BPU khususnya," lanjut Anwar.
"Agen Perisai kami saat ini telah memiliki komitmen untuk memperluas cakupan kepesertaan guna meningkatkan kesejahteraan para pekerja dan keluarga khususnya di wilayah Madiun," pungkasnya. gan
Editor : Redaksi