DEPOK (Realita) - Pemukiman warga di Jalan H Usman, RW 03, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, terendam banjir pada Kamis (29/1/2026).
Banjir ini merendam akses jalan lingkungan hingga masuk ke sejumlah rumah warga dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Baca juga: Sejak 2007, Warga Pondok Sukatani Permai Depok Masih Terus Kebanjiran
Ketinggian air pun bervariasi di setiap titik. Pada bagian terdalam, genangan mencapai sekitar 40 sentimeter atau tepat di bawah lutut orang dewasa.
Kondisi ini membuat warga kesulitan beraktivitas, terutama untuk keluar masuk permukiman.
Ketua RT 03/RW 03 Kelurahan Depok, Andri, menjelaskan banjir terjadi akibat meluapnya Kali Cabang Tengah yang berada di sekitar permukiman.
“Memang ini juga dampak dari hujan ya, karena memang sudah penyempitan juga,” ucap Andri, Kamis (29/1/2026).
Menurut Andri, persoalan banjir di wilayah tersebut bukan hal baru. Ia menyebut genangan air sudah kerap terjadi sejak puluhan tahun lalu, bahkan sejak dirinya masih kecil.
Baca juga: Depok Diguyur Hujan Deras, Genangan di Jalan Margonda Bikin Macet
“Banjir di sini sudah terjadi sejak saya kecil, sekitar tahun 1980-an,” ungkap Andri.
Namun, lanjut Andri, kondisi banjir kini semakin parah seiring berkurangnya daerah resapan air dan menyempitnya aliran sungai akibat pembangunan.
Keluhan serupa disampaikan salah satu warga, Novi. Ia mengatakan ketinggian banjir cukup signifikan.
“Sekarang paling setinggi dengkul aja. Nah kalau dulu pernah sampai sedada,” jelas Novi.
Baca juga: Baru Hujan Sebentar, Jalan Raya Duta Pelni Depok Langsung Banjir
Menurut Novi, banjir yang kerap terjadi sangat menyulitkan warga, terutama bagi keluarga yang memiliki anak kecil.
Novi berharap pemerintah daerah segera memberikan solusi jangka panjang agar banjir tidak terus berulang.
“Saya cuma berharap jangan banjir terus. Setiap kali banjir itu capek. Kasihan yang punya anak kecil,” pungkas Novi. hry
Editor : Redaksi