PROBOLINGGO (Realita)– Di balik terang listrik yang dinikmati masyarakat, terdapat dedikasi para “pahlawan malam” PLN yang siaga 24 jam menjaga keandalan sistem kelistrikan. Sebagai wujud komitmen menghadirkan pasokan listrik tanpa gangguan, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat sistem, salah satunya melalui penggantian Capacitive Voltage Transformer (CVT) Bay 150 kV Pier Phasa S di Gardu Induk (GI) Grati.
Pekerjaan kritikal tersebut dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Probolinggo pada malam hari tanpa menyebabkan pemadaman pelanggan. Langkah ini menjadi strategi PLN dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik sekaligus meminimalkan dampak terhadap masyarakat dan sektor industri.
Baca juga: Innovation Gateway 2026 PLN UIT JBM Hasilkan Inovasi Transmisi dan Digital
Sebanyak 11 personel dari Tim Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Probolinggo diterjunkan dalam pekerjaan yang berlangsung selama satu hari. Sejumlah peralatan pendukung seperti mobile crane 3 ton, manlift, scaffolding, tool set, hingga commissioning set digunakan untuk memastikan pekerjaan berjalan aman, cepat, dan efisien.
Penggantian CVT dilakukan setelah hasil asesmen dan pengujian menunjukkan adanya penurunan performa peralatan. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif guna menghindari potensi gangguan sistem di kemudian hari.
Manager PLN UPT Probolinggo, Budi Santoso, menjelaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik.
“Penggantian peralatan ini merupakan langkah preventif untuk mengoptimalkan keandalan sistem. Peralatan yang mengalami penurunan performa harus segera diganti sebelum terjadi gangguan yang dapat menghambat pasokan listrik,” ujarnya.
Baca juga: Program TJSL PLN UIT JBM Hadirkan Akses Air Layak bagi Warga Desa Getakan
Sementara itu, General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur dan Bali, Ika Sudarmaja, mengapresiasi dedikasi seluruh personel yang terus siaga menjaga sistem kelistrikan.
“Keandalan sistem tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh dedikasi insan PLN yang bekerja siang dan malam memastikan listrik tetap menyala bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pemeliharaan dan penguatan sistem harus dilakukan secara disiplin dan terencana sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan.
Dalam setiap pekerjaan, PLN tetap mengedepankan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Seluruh personel diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap serta menjalankan prosedur kerja yang ketat.
“Keselamatan adalah prioritas utama. Dengan pekerjaan yang aman, sistem dan peralatan juga akan lebih andal,” tambah Budi Santoso.
Melalui upaya ini, PLN berharap kesiapan instalasi di Gardu Induk Grati semakin optimal, sehingga mampu mendukung peningkatan keandalan sistem kelistrikan dan kepuasan pelanggan, khususnya di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya. Ty
Editor : Redaksi