JGU Perkuat Tata Kelola dan Pengelolaan Perusahaan melalui Digitalisasi

realita.co
Direktur Utama JGU, Mirza Muttaqien. (Foto: ist)

SURABAYA — PT Jatim Grha Utama (JGU) terus memperkuat tata kelola dan pengelolaan perusahaan melalui pembenahan proses kerja dan pemanfaatan teknologi digital. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun pengelolaan perusahaan yang semakin profesional, transparan, dan akuntabel.

Direktur Utama JGU, Mirza Muttaqien, mengatakan bahwa sebagai BUMD yang berbentuk perseroan terbatas, JGU menjalankan kegiatan perusahaan dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan serta tata kelola perseroan.

Baca juga: Komisi C DPRD Jatim Soroti Dividen JGU, Audit Aset hingga Dugaan Pegawai Fiktif

“Sebagai BUMD yang berbentuk perseroan terbatas, JGU menjalankan kegiatan perusahaan dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan, RKAP, keputusan RUPS, serta kewenangan organ perseroan. Pedoman tersebut menjadi dasar dalam menjalankan seluruh kegiatan perusahaan, baik pembiayaan, pendapatan, pengeluaran maupun operasional,” kata Mirza, Rabu (26/8/2026).

Menurutnya, tata kelola tersebut terus diperkuat melalui pemanfaatan teknologi untuk membuat proses kerja semakin tertib, transparan, dan mudah ditelusuri.

“Digitalisasi kami kembangkan secara bertahap sesuai kebutuhan perusahaan. Tujuannya bukan hanya memberikan kemudahan, tetapi juga membuat proses dan transaksi tercatat dengan baik sehingga lebih transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Salah satu penerapannya adalah penggunaan virtual account (VA) perbankan untuk pembayaran masing-masing unit Rumah Susun/Aparna, yang telah berjalan sejak beberapa tahun lalu.

“Dengan transaksi melalui virtual account, setiap pembayaran tercatat secara digital dan dapat ditelusuri berdasarkan unit dan periode. Ini penting untuk menjaga transparansi dan traceability dalam pengelolaan penerimaan,” jelas Mirza.

Menurutnya, sistem tersebut juga memberikan kemudahan dalam proses administrasi dan pengecekan transaksi.

“Jadi setiap transaksi memiliki catatan dan jejak yang jelas. Ini membantu kami dalam melakukan pencatatan, pemantauan, dan pengecekan secara lebih tertib,” tambahnya.

Pemanfaatan teknologi juga telah diterapkan dalam pengelolaan parkir dan administrasi kepegawaian melalui sistem berbasis web yang dapat dipantau secara real time.

Baca juga: Rp1 Miliar Sebulan dari Aparna, JGU Tetap Punya Utang PAD: Pemprov Jatim Jangan Tutup Mata

“Digitalisasi kami terapkan di beberapa proses kerja. Pengelolaan parkir dan administrasi kepegawaian juga sudah menggunakan sistem berbasis web yang dapat dipantau secara real time. Ini bagian dari upaya membangun cara kerja yang lebih tertib dan profesional,” kata Mirza.

Di sisi pengelolaan anggaran, baik untuk kebutuhan operasional maupun pemeliharaan dan perbaikan, JGU menerapkan tahapan mulai dari perencanaan, pengajuan kebutuhan, review, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban.

“Setiap kebutuhan ada prosesnya. Perencanaan dilakukan melalui RKAP, kemudian ada pengajuan, review, pelaksanaan dan pertanggungjawaban sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Untuk aktivitas pembiayaan, JGU juga menerapkan mekanisme korporasi dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian.

“Pembiayaan merupakan bagian dari aktivitas perusahaan dan dilaksanakan dengan memperhatikan RKAP, keputusan RUPS, kewenangan organ perseroan serta ketentuan yang berlaku. Jadi semuanya berjalan dalam kerangka tata kelola perusahaan,” jelas Mirza.

Baca juga: Dugaan Pegawai Fiktif dan Diskon Unit Bayangi Apartemen Sederhana PT JGU

Ia menambahkan bahwa manajemen senantiasa terbuka memberikan informasi dan penjelasan yang diperlukan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kalau ada informasi yang perlu dijelaskan, tentu kami sampaikan berdasarkan data dan dokumen yang tersedia. Kami ingin setiap informasi mengenai perusahaan dapat dilihat secara utuh dan objektif,” katanya.

Mirza menegaskan bahwa penguatan tata kelola dan digitalisasi merupakan proses yang terus dilakukan sejalan dengan perkembangan perusahaan.

“Kami terus memperbaiki cara kerja dan menyempurnakan sistem. Harapannya, JGU semakin tertib, transparan, akuntabel, profesional, dan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi Jawa Timur,” pungkasnya.

PT Jatim Grha Utama berkomitmen melanjutkan penguatan tata kelola, digitalisasi, dan kualitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga kepercayaan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai pemegang saham, mitra usaha, dan masyarakat. tyan

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru