LAMONGAN (Realita) – Kepedulian terhadap warga yang kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau ditunjukkan LSM Cakrawala Keadilan. Selama tiga bulan, mulai Agustus hingga Oktober 2026, organisasi ini menyalurkan 80 tangki atau setara 400.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Lamongan.
Aksi sosial tersebut ditutup dengan penyaluran 10 tangki air bersih di Desa Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Rabu (28/10/2026). Bantuan diberikan kepada warga Dusun Sumberpanggang dan Dusun Sukorejo, masing-masing sebanyak lima tangki.
Bendahara LSM Cakrawala Keadilan, Mufti Darmawan, mengatakan penyaluran air bersih selama tiga bulan terakhir diprioritaskan bagi wilayah selatan Lamongan yang mengalami kekeringan.
“Kami memulai bakti sosial penyaluran air bersih sejak Agustus dan semuanya tepat sasaran, terutama di wilayah selatan Lamongan,” ujar Mufti, didampingi Ketua LSM Cakrawala Keadilan, Hilal Ahmar.
Menurut Mufti, bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk hadir membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan air bersih. Ia menegaskan, kegiatan serupa bukan kali pertama dilakukan, melainkan telah menjadi bagian dari program sosial selama satu dekade pengabdian mereka kepada masyarakat.
“Kegiatan berbagi air bersih bukan hanya dilakukan tahun ini. Selama satu dekade kami mengabdi di tengah masyarakat, bantuan air bersih selalu menjadi prioritas. Air adalah kebutuhan utama manusia, terlebih ketika musim kemarau berlangsung,” jelasnya.
Meski penyaluran bantuan telah berakhir, LSM Cakrawala Keadilan berharap persoalan kekeringan di Lamongan tidak terus berulang tanpa solusi jangka panjang.
Salah satu upaya yang direncanakan adalah mendorong pembangunan sumur bor di wilayah rawan kekeringan. Dengan adanya sumber air yang lebih permanen, masyarakat diharapkan tidak terus bergantung pada distribusi bantuan setiap musim kemarau.
Baca juga: Kekeringan Jember Makin Meluas, 1.052 KK Terdampak di 8 Kecamatan
“Harapan kami bukan hanya memberikan bantuan air secara langsung, tetapi bagaimana masyarakat di wilayah terdampak dapat terbebas dari krisis air bersih yang terus berulang setiap tahun,” tambah Mufti.
Sementara itu, Ketua LSM Cakrawala Keadilan, Hilal Ahmar, menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan masyarakat yang telah mendukung kegiatan tersebut.
Menurutnya, dukungan para donatur menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan air bersih dapat menjangkau warga yang membutuhkan.
Baca juga: Kolaborasi Politeknik dan Pemerintah Atasi Kekeringan di Kramatwatu
“Tanpa para donatur, kegiatan ini tidak akan berjalan. Kami meyakini para donatur adalah orang-orang baik yang telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat terdampak kemarau,” kata Hilal.
Ia menegaskan, kegiatan sosial tersebut merupakan wujud semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama. Pihaknya berharap bantuan yang diberikan dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berprinsip, semua kegiatan LSM Cakrawala Keadilan adalah dari masyarakat dan untuk masyarakat. Bantuan yang terkumpul harus kembali memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Redaksi