JAKARTA- Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan pemerintah pusat dan daerah bertanggung jawab dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan.
Pemerintah pusat telah menyalurkan bantuan presiden (banpres) senilai Rp200 miliar untuk mendukung penanganan karhutla di Sumsel. Bantuan tersebut disalurkan dalam dua tahap, masing-masing Rp100 miliar, kepada 15 pemerintah daerah.
Pada tahap pertama, bantuan diberikan kepada Pemprov Sumsel sebesar Rp30 miliar, Kabupaten OKI Rp20 miliar, Musi Banyuasin Rp20 miliar, Ogan Ilir Rp15 miliar, dan Banyuasin Rp15 miliar.
Sementara itu, tahap kedua menyalurkan Rp100 miliar kepada 10 daerah, masing-masing menerima Rp10 miliar.
Selain dukungan anggaran, pemerintah juga menyediakan peralatan melalui BNPB, melaksanakan operasi modifikasi cuaca bersama BMKG, serta menggunakan dry ice untuk mendukung penanganan karhutla.
Editor : Redaksi