JAKARTA (Realita) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya buka suara soal dua tas dan kantong plastik berukuran besar yang dibawa Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian saat diperiksa di Gedung Merah Putih.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan barang bawaan tersebut bukan berisi uang pengembalian kasus korupsi dana siap pakai di lingkungan BNPB.
"Isi dari tas itu adalah beberapa dokumen yang berkaitan dengan proyek-proyek yang dikerjakan oleh para tersangka, begitu. Jadi memang tadi penyidik juga melakukan penyitaan atas dokumen-dokumen pengadaan barang dan jasa," ujar Budi kepada wartawan, Selasa (27/10/2026).
Dokumen Jadi Kunci Bongkar Kasus DSP
Penyitaan dokumen ini menjadi bagian penting untuk memperkuat konstruksi perkara sekaligus membantu penyidik mengurai potensi penyimpangan serta dugaan aliran uang di internal BNPB.
Keberadaan dokumen tersebut juga menjadi pijakan penting untuk mendalami bagaimana mekanisme penunjukan langsung yang bersumber dari Dana Siap Pakai (DSP) dapat berjalan, hingga diduga memicu benturan kepentingan dalam penanganan berbagai proyek bencana.
Diberitakan sebelumnya, Rustian selesai menjalani pemeriksaan intensif selama kurang lebih tujuh jam sebagai saksi kasus korupsi dana siap pakai di lingkungan BNPB.
Saat melangkah keluar Gedung Merah Putih sekitar pukul 17.01 WIB, Rustian dikawal dua orang berpakaian batik.
Meski irit bicara soal detail materi pemeriksaan, Rustian sempat mengonfirmasi singkat bahwa kedatangannya memang untuk menyerahkan berkas pendukung perkara kepada penyidik.
"Dokumen, dokumen," kata Rustian singkat sembari bergegas menuju mobil jemputannya.
Rustian diketahui sempat diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada pertengahan Oktober lalu bersama 13 orang lainnya, sebelum akhirnya diperbolehkan pulang usai pemeriksaan awal.
Dalam pengusutan perkara ini, KPK telah menetapkan lima orang tersangka yang terbagi dalam dua klaster pidana, yakni benturan kepentingan dalam penunjukan langsung proyek serta dugaan suap dana siap pakai di BNPB.
Editor : Redaksi