MADIUN (Realita) – Walikota Madiun, Maidi berusaha mewujudkan mimpinya untuk membangun pondok lansia di seputaran lapak UMKM Bumi Semendung, Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo. Tidak main-main, anggaran yang digelontorkan Pemkot Madiun mencapai Rp 21,8 miliar. Namun dilakukan secara bertahap selama dua tahun.
“Pondok lansia hari ini ngebut. Jalannya Insaallah tiga bulan selesai,” katanya usai acara seminar peran serta kakek nenek asuh dalam rangka percepatan penurunan stunting dan pencegahan hepatitis akut di Gedung Diklat, Kamis (19/5/2022).
Baca juga: Optimalkan PAD, Pemkot Madiun Bersama Polisi Tertibkan Kendaraan dan Ingatkan Wajib Pajak
Saat ini, pengerjaan masih sebatas pembangunan jalan penghubung. Setelah selesai, baru mulai penanaman pohon dan penataan taman pada bulan Oktober mendatang. Sementara, untuk fasilitas lainnya seperti masjid, arena olah raga, dan gedung pembinaan bakal dikerjakan tahun 2023.
Baca juga: Damar Lansia Sentuh Warga Sepuh Kota Batu, Tahun Ini Tiga Rumah Direhabilitasi
“Dan beberapa asramanya, juga fasilitas kesehatannya tahun 2023. Nanti juga ada tempat memasak, ada tempat berkebun. Jadi agar lansia ini tetap produktif,’ ujar Maidi.
Rencananya, pondok dengan lahan sekitar 2 hektar itu bakal diprioritaskan bagi lansia ngebrok yang jumlahnya sekitar 220 orang. Maidi mentargetkan tahun 2023 bisa segera ditempati.
Baca juga: Plt Wali Kota Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon IIB, Ini Jabatan Barunya
“Lansia ngebrok kita kurang lebih ada 220 orang. Itu kita dulukan. Yang lansia tidak ngebrok, bisa mengikuti juga kegiatan disitu,” tandasnya. paw
Editor : Redaksi