SIDOARJO (Realita) - BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Sidoarjo Krian menggelar acara gathering dengan Agen BRIlink Cabang Krian di Papaloma Resto Wonoayu, Sidoarjo, Selasa (24/5/2022).
Dalam acara ini BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Krian mensosialisasikan program-programnya, mengakuisisi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan mereka, dan memberi pemahaman pada mereka cara mendaftar dan membayar iuran peserta BPJS Ketenagakerjaan pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU).
Kepala BPJAMSOSTEK Sidoarjo, Novias Dewo Santoso, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dengan stakeholders yaitu Engangement Relationship dengan stakeholder, dalam hal ini Bank BRI dan Agen BRIlink di Krian, Sidoarjo.
Lebih dari itu, untuk membangun kedekatan dengan Bank BRI dan Agen BRIlink Krian, sekaligus sebagai media sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan, sehingga berdampak pada peningkatan perluasan kepesertaan dari sektor BPU.
Kepala BPJAMSOSTEK Sidoarjo Krian, Nurhadi Wijayanto, menambahkan, dari kegiatan yang dikemas dalam gathering ini diharapkan akan terjalin sinergitas antara pihaknya dengan BRI Krian dan Agen BRIlink dalam rangka meningkatkan kesejahteraan pekerja lewat program jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Kami ingin sinergitas penuh dari Bank BRI dan Agen BRIlink Krian kepada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo Krian dalam peningkatan coverage pekerja di Krian untuk mendaftar pada program BPJS Ketenagakerjaan," ungkap Nurhadi.
Disebutkan, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial mengamanahkan BPJS Ketenagakerjaan untuk menyelenggarakan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja Indonesia, baik pekerja penerima upah maupun bukan penerima upah.
Perlindungan dimaksud merupakan bentuk kehadiran Negara yang menjamin kemartabatan dan kemandirian pekerja ketika mengalami risiko sosial ekonomi seperti kecelakaan kerja, kematian, hari tua, pensiun dan kehilangan pekerjaan.
"Untuk menjamin kepastian perlindungan jaminan sosial benar-benar terwujud, BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Krian berupaya aktif meningkatkan kesadaran masyarakat dengan berbagai inisiatif strategis yang dijalankan sendiri maupun yang berkolaborasi dengan stakeholders terkait," lanjut Nurhadi.
"Ujung tujuan kegiatan ini agar cakupan kepesertaan terus tumbuh khususnya di segmen yang sulit dijangkau termasuk pekerja sektor BPU. Dan itu telah diawali dengan pendaftaran sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan oleh Agen BRIlink Krian," tandasnya.
Lebih dari 40 Agen BRIlink yang hadir di kegiatan ini langsung daftar sebagai peserta BPU BPJS Ketenagakerjaan minimal dua program, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), yang iurannya hanya Rp16.800,- setiap bulan.
Manfaat kedua program tersebut, jika pekerja mengalami kecelakaan kerja, seluruh biaya pengobatan ditanggung penuh oleh BPJS Ketenagakerjaan, dan jika kecelakaan kerja itu sampai mengakibatkan pekerja meninggal dunia, santunan untuk ahli warisnya 48 x upah atau kisaran Rp48 juta.
Selain itu, ada beasiswa untuk 2 anak peserta yang meninggal dunia, mulai dari TK hingga Perguruan Tinggi, yang total maksimalnya bisa mencapai Rp174 juta. Sedangkan jika pekerja meninggal dunia tanpa ada hubungannya dengan pekerjaan, santunan untuk ahli warisnya sebesar Rp42 juta.
Tidak hanya itu, dijelaskan pula tentang cara pendaftaran untuk menjadi peserta BPJAMSOSTEK bagi pekerja sektor BPU, yakni cukup menyerahkan fotocopy KTP, nomor handphone, dan bayar iuran. Syarat lainnya, lanjut dia, maksimal berusia 65 tahun.gan
Editor : Redaksi