PONOROGO (Realita)- Gerbong Mutasi Pemkab Ponorogo kembali digerakkan Bupati Sugiri Sancoko. Tercatat 17 orang ASN diwukir dalam mutasi yang digelar tertutup di ruang kerja Bupati itu.
Di antaranya Henry Indra Wardhana yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Kawasan Permukiman ( DPU-PKP) di geser menjadi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD), menggantikan Jamus Kunto yang ditunjuk kembali Bupati Sugiri untuk memimpin DPU-PKP. Sementara 15 orang lainnya merupakan mutasi pejabat eselon III.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengaku, dikembalikanya lagi Jamus Kunto ke DPU-PKP berkaitan dengan pelaksanaan 51 titik proyek perbaikan jalan yang bersumber dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional ( PEN) yang akan dilakukan September ini. Sugiri tampaknya tak ingin PEN bernasib sama dengan DAK fisik DPU-PKP senilai Rp 28 miliar yang gagal terealisasi.
" Jamus itu secara keilmuan bagus, dia insinyur kemudian akan melakukan percepatan dibidang infrastruktur. Pak Henry secara keilmuan bagus dia orang yang teliti secara hal, maka ditaruh di bencana daerah biar penelitinya keren. Biar the right man on the right place," jelasnya.
Giri berkilah bila disebut mutasi yang digelar dadakan, ia mengaku telah merencanakan lama proses mutasi ini. Disinggung terkait sejumlah kursi eselon II yang masih kosong dan belum terisi hingga kini. Sugiri mengaku pengisian jabatan itu akan dilakukan secara bertahap.
" Itu tidak mendadak, terkesan mendadak karena saya tidak ngabari wartawan. Ini bukan ruang pencitraan, mutasi itu ruang internal yang harus kami lakukan secara internal juga. Yang lain bertahap dulu," pungkasnya. znl
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-12401-amankan-realisasi-pen-bupati-ponorogo-mutasi-kadis-dpu-pkp