Sopir Truk Melanggar, Bukan Ditilang Tapi Dipalak Oknum Polantas Rp 25 Ribu

DEPOK (Realita)- Terlihat dalam sebuah video berdurasi 1 menit 53 detik seorang oknum polisi lalu lintas yang menilang pengemudi truk box. Bukannya memberikan surat tilang, oknum polisi tersebut disebutkan malah meminta 'uang damai' dengan nominal Rp. 25000. Peristiwa tersebut diduga terjadi di pos polisi dekat perempatan pintu keluar tol Cinere - Jagorawi (Cijago), Depok.

Menurut sang pengemudi, dirinya kebetulan sedang buru-buru mau bongkaran di wilayah Gas Alam dari arah tol Cibubur tapi ketika di pintu keluar Depok saya tidak melihat ada larangan truk box untuk melintas pada pukul tersebut dan akhirnya diberhentikan dan diambil surat-surat kendaraannya oleh oknum polantas tersebut.

Baca Juga: Sopir Taksi Dirampok, Kepalanya Ditusuk hingga Tembus Pipi

"Kebetulan saya sedang buru-buru untuk bongkaran di Gas Alam dari arah Cibubur, dan saya tidak melihat adanya larangan mobil truk lewat di daerah itu, " ujar J sang pengemudi kepada Realita.co, Selasa (6/2/2024).

Masih menurut ceritanya, setelah saya lewat di stoplah dan dimintai surat-surat kendaraan.

"Saya kasih STNK dan kemudian suruh parkir dan ambil ke pos," ungkapnya.

Kemudian sang pengemudi truk tersebut berjalan ke arah pos polisi lalu lintas untuk menanyakan surat tilang kendaraannya. Dengan kondisi petugas sedang makan duren dengan rekan-rekannya di pospol kemudian beberapa menit sang supir menanyakannya.

Supir : Ini gimana saya pak?

Rekan Polisi : Bapak yang ini siapa?

Baca Juga: Tabrak Truk dari Belakang, Pria Ini Terseret hingga 1 km

Supir : Oh kurang tau siapa tadi namanya?

Oknum : Oh.. Itu saya, nih mau gimana?

Supir : Tilang aja pak

Oknum : mang ga punya uang sama sekali? Rp. 25000 mang ga ada?

Baca Juga: Tarik Infak dari Siswa, Kepsek Dibebastugaskan

Supir : kalau Rp 25000 ada, kalau lebih dari itu tidak ada.

Kemudian sang pengemudi truk expedisi berwarna putih tersebut mengambil uang tersebut di dasbor.

Terpisah Kompol Multazam Lisendra selaku Kasatlantas Polres Metro Depok mengatakan, dirinya akan mengecek apakah peristiwa tersebut memang anggotanya dan dirinya tidak akan mentolerir kejadian tersebut.

"Terimakasih atas informasinya, kami (Kepolisian-red) telusuri kebenarannya, Polres Metro Depok tidak mentolerir pelanggaran SOP," tegas Multazam.tom

Editor : Redaksi

Berita Terbaru