Kamis, 05 Agu 2021 WIB

Memotivasi Perusahaan Tertib Bayar Iuran BPJAMSOSTEK di Era Pandemi

Kamis, 22 Jul 2021 11:07 WIB
Memotivasi Perusahaan Tertib Bayar Iuran BPJAMSOSTEK di Era Pandemi

Deputi Direktur Wilayah BPJAMSOSTEK Jawa Timur, Deny Yusyulian, saat membuka Webinar bertema "Productivity di Era Pandemiā€ yang digelar BPJAMSOSTEK Madura, Rabu (21/7/2021).

BANGKALAN (Realita) - BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Madura, Rabu (21/7/2021), menggelar Emphaty Zoom bertema “Productivity di Era Pandemi”. Webinar dengan tujuan untuk memotivasi perusahaan agar tetap produktif dan tertib bayar iuran di masa pandemi ini menghadirkan narasumber Psikolog Nadia Attuwy M.Psi.

Dengan mengundang 100 perusahaan di wilayah Madura, kegiatan melalui meeting zoom ini dibuka oleh Deputi Direktur Wilayah BPJAMSOSTEK Jawa Timur, Deny Yusyulian. Kepala BPJAMSOSTEK Madura, Vinca Meitasari, juga memberikan sambutan dengan didampingi Kepala Cabang Pamekasan DB Indra Fitriawan dan Kepala Cabang Sumenep Ihsan.

Dalam sambutannya, Deny Yusyulian mengemukakan tentang pentingnya mematuhi program jaminan sosial ketenagakerjaan. Dia sebutkan, manfaat program BPJS Ketenagakerjaan sangat dirasakan oleh peserta apalagi pada masa pandemi Covid-19 ini. Oleh karena itu seluruh pekerja harus terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan.

Dikatakan, BPJAMSOSTEK hadir memberikan manfaat yang luar biasa bagi pekerja dan keluarganya yang terdaftar menjadi peserta dan aktif membayar iuran. Pihaknya akan terus berupaya untuk melindungi seluruh tenaga kerja baik formal (penerima upah/ PU), maupun informal (bukan penerima upah/ BPU), pekerja Jasa Konstruksi (Jakon), Pekerja Migran Indonesia (PMI), dan seluruh pegawai Non ASN di Jawa Timur.

Selain itu, dalam kesempatan ini Deny juga sempat memperkenalkan program baru BPJAMSOSTEK, yaitu Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). "Jadi sekarang ini BPJAMSOSTEK telah menyelenggarakan 5 program, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP)," jelasnya.

Menyambung yang disampaikan Deputi Direktur Wilayah BPJAMSOSTEK Jawa Timur,  Kepala BPJAMSOSTEK Madura Vinca Meitasari melaporkan bahwa sejak awal Januari hingga Juli 2021 BPJAMSOSTEK Madura telah melakukan pembayaran klaim JHT sebanyak 7.233 kasus dengan jumlah nominal sebesar Rp 89.963.929.450.

Selain itu juga telah membayarkan 32 klaim JKK sebanyak Rp 594.005.326,-, 132 klaim JKM sejumlah Rp 5.975.500.000,-, dan 90 klaim JP sebesar Rp 704.498.490,-.

Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Pamekasan yang merupakan bagian dari Kantor BPJAMSOSTEK Madura, di periode yang sama telah membayarkan 1.679 klaim JHT sebesar Rp 15.963.929.450,-, klaim 1 JKK senilai Rp 113.839.456,-, klaim 45 JKM sejumlah Rp 2.036.500.000,-, dan 35 JP sebanyak Rp 214.302.770,-.

Demikian pula Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Sumenep Trunojoyo, juga telah membayarkan 1.762 klaim JHT sebesar Rp 18.930.733.610,-, 3 JKK senilai Rp 104.419.027,-, dan 33 JKM sejumlah Rp 1.534.000.000,-, dan 23 JP sejumlah Rp 141.843.310,-.

Selain itu, BPJAMSOSTEK Madura juga telah menyerahkan beasiswa pendidikan kepada 58 anak atau ahli waris dari peserta yang meninggal dunia, diikuti BPJAMSOSTEK Cabang Pamekasan kepada 92 anak, dan BPJAMSOSTEK Cabang Sumenep kepada 29 anak.

Vinca menjelaskan, manfaat beasiswa ini diberikan untuk 2 anak dari peserta yang meninggal dunia, diberikan setiap tahun sesuai tingkat pendidikan dari TK sampai S1, yang total maksimalnya mencapai Rp 174 juta. Disebutkan, untuk TK dan SD/Sederajat sebesar Rp 1,5 juta/tahun, SMP/Sederajat Rp 2 juta/tahun, SMA/Sederajat Rp 3 juta/tahun, dan Perguruan Tinggi Rp 12 juta/tahun.

Dalam kegiatan ini BPJAMSOSTEK Madura juga memberikan penghargaan kepada perusahaan peserta kategori besar menengah dan kecil mikro yang dinilai tertib administrasi terbaik. Untuk kategori perusahaan besar menengah, penghargaan ini dianugerahkan kepada PT Garam Bangkalan, Tanjung Odi Sumenep, dan Niagatma Raharja Pamekasan. Sedangkan untuk kategori perusahaan kecil mikro, penghargaan dipersembahkan kepada Roy Cellular Bangkalan, STKIP PGRI Sumenep, dan PT Healthy Delicious Foods Pamekasan. gan