Penembakan Massal di Gedung Konser Moskow, Korban Tewas Bertambah Jadi 133 Orang

 MOSKOW -- Korban tewas penembakan massal di Moskow, Rusia, setidaknya mencapai 133 orang.

Komite Investigasi Rusia, dikutip dari CNN, mengatakan, seiring dengan berlanjutnya pekerjaan di lokasi tersebut, jumlah korban tewas dalam serangan tersebut kemungkinan akan meningkat.

Setidaknya 133 orang sejauh ini dipastikan tewas. Nama-nama 37 orang yang tewas dalam serangan itu dipublikasikan pada hari ini oleh Kementerian Kesehatan pemerintah daerah.

Dalam salah satu kesaksian, seorang perempuan di Instagram mengaku selamat lantaran berpura-pura mati.

"Mereka (para penyerang) berdiri di sana, di pintu keluar. Kami bangkit dan mulai berjalan. Mereka melihat kita. Beberapa dari mereka berlari kembali dan mulai menembaki orang-orang. Aku terjatuh ke lantai dan berpura-pura mati. Dan gadis di sebelahku terbunuh."

"Kemudian api berkobar dan mereka menutup pintu. Mereka mungkin tidak bisa menguncinya. Aku berbaring bernapas di bawah pintu. Setelah beberapa lama, saya merangkak keluar, melihat sekeliling, ada asap dimana-mana, dan saya merangkak menuju pintu keluar," tutur dia.

Kementerian Darurat Rusia mengungkap pembersihan puing-puing di lokasi kejadian pun dilakukan oleh hampir 500 personel, Sabtu (23/3).

"Pada pagi hari, mereka memulai pembongkaran bagian yang paling sulit: auditorium, di mana sebagian langit-langitnya runtuh," kata kementerian. "Pekerjaan akan dilakukan sepanjang hari."

Kremlin pun membatalkan acara massal yang dijadwalkan pada hari Sabtu dan Minggu, menurut media pemerintah RIA Novosti, dan banyak museum ditutup sementara.

Media pemerintah Rusia menerbitkan gambar dan video pada hari Sabtu yang menunjukkan antrian di pusat donor darah di Moskow setelah serangan hari Jumat.

Banyaknya korban tewas itu lantaran penembakan terjadi saat konser. ISIS mengaku bertanggung jawab di balik insiden itu.nn

Editor : Redaksi

Berita Terbaru