Hendak Cuci Beras, Emak-Emak Diseret Buaya

MENTAWA- Seorang warga yang menjadi korban serangan buaya ternyata warga dari Desa Bapangang Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, bukan warga dari Mentaya Hilir Utara (MHU).

Korban diketahui bernama Lawiyah (59), warga RT 002 RW 001 Desa Bapanggang Raya.

Baca Juga: Cari Ikan, Kakek 82 Tahun Tewas Diterkam Buaya

Sedangkan lokasi kejadian di bantaran Sungai Mentaya Kampung Lenggana.

"Kebetulan rumah korban berada di bantaran Sungai Mentaya," kata Kepala Desa Bapanggang Raya, Syah Bana, Kamis (23/5/2024).

Dari informasi yang dihimpun, serangan buaya terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, di saat korban hendak mencuci beras di sungai.

"Saat terkena sambaran, buaya berupaya menyeret badan korban kedalam sungai, beruntung badan korban terhalang kayu," jelas Syah Bana.

Baca Juga: Asyik Buang Air Besar, Saharuddin Diterkam Buaya

Nyawa Lawiyah selamat setelah suami dan keluarganya mendengar teriakannya, dan langsung memberikan pertolongan menjauhkan korban dari terkaman hewan berdarah dingin tersebut.

Korban yang mengalami luka yang cukup serius, kemudian dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit, guna mendapatkan penanganan medis.

"Saat ini korban masih dalam perawatan intensif di rumah sakit," ungkap Syah Bana.

Baca Juga: Cari Ikan, Pria Ini Dimangsa Buaya hingga Badannya Tercabik-cabik

Sementara itu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Konservasi Wilayah (SKW) Sampit, membenarkan adanya laporan warga terkait serangan buaya itu, dan pihaknya telah mencek ke lokasi serangan buaya.

Namun BKSDA belum bisa memberikan keterangan resmi terkait hasil observasi di lokasi kejadian.

"Sebentar ya, saya baru dari lokasi mau kirim laporan ke kantor dulu," ungkap Polhut BKSDA SKW Sampit, Riska chairani yuka.fg

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

3 Juta Orang Indonesia Main Judi Online

JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melaporkan jumlah perputaran uang judi online (judol) hingga kuartal I-2024 tembus Rp 600 …