Diduga Diperkosa dan Dibunuh, Siswi SMK di Mesuji Ditemukan Tewas di Semak Belukar

MESUJI- Siswi SMKN 1 Tanjung Raya, AL (16) yang tewas di semak belukar sisi jalan Dusun Tebing, Desa Talang Baru, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, saat ini, menjalani Visum et refertum di RS Bhayangkara, Bandar Lampung, Rabu, 29 Mei 2024.

Korban dibawa menggunakan mobil ambulans dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ragab Begawe Caram (RBC) Mesuji, tadi malam.

Baca Juga: Usai Dicekik Abid sampai Tewas, Rere Disetubuhi Dua Kali oleh Adi

Dugaan rudapaksa sebelum dibunuh semakin menguat, karena kendaraan motor honda beat baru warna hitam milik korban tidak hilang.

Alias masih tergeletak dekat tubuh korban.

Baik korban maupun motor hanya ditutupi dedaunan semak belukar.

Selain itu, kondisi tubuh korban selain ada luka, juga dengan keadaan rok dan pakaian dalam sudah tidak ada.

Peristiwa yang menggemparkan Kabupaten Mesuji itu diketahui bermula dari dua remaja Ab (14) dan HF (16) warga Desa Margo Mulyo yang hendak mencari burung.

Saat melintas lokasi tersebut mereka melihat cahaya dari dalam semak-semak.

Saat mendekat ternyata cahaya itu dari pantulan kaca spion motor beat yang tergeletak ditutupi dedaunan.

Baca Juga: Ditagih Uang Kas Kelas, Bocah 15 Tahun Bunuh Teman Sendiri lalu Jasadnya Dibuang

Lebih kaget lagi, tidak jauh dari motor ada sosok mayat perempuan juga ditutupi daun.

Lalu saksi lari ke desa dan memberitahu warga.

Dari situ aparat desa dan polisi langsung ke TKP.

Camat Mesuji Timur, Rolly Adityawan, dihubungi Pukul 08.30 WIB, mengatakan, saat ini keluarga sedang menunggu jenazah dari RS. Bhayangkara Bandar Lampung.

"Saya lagi menuju rumah duka, sekitar dua km lagi sampai," katanya.

Baca Juga: Andika Tega Tenggelamkan Gadis 7 Tahun hingga Tewas, lalu Jasadnya Dia Perkosa

Sementara persiapan pemakaman sudah disiapkan oleh keluarga dan warga sekitar yang ikut berduka atas peristiwa tersebut.

Sebelumnya, kepastian bahwa sosok wanita yang tewas itu adalah AL, setelah mengkonfirmasi Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, Rudiantoko.

Ia memastikan jika korban adalah siswi di sekolahnya.tri

 

Editor : Redaksi

Berita Terbaru